EtIndonesia. Seorang pria asal Rusia baru-baru ini mengalami insiden mengejutkan saat berwisata di lokasi menyelam populer di Thailand. Ia terkena serangan seekor Mantis atau sentadu yang menyebabkan kakinya mengalami nyeri hebat hingga tidak bisa berjalan, sehingga harus segera dibawa ke darat dan dilarikan ke rumah sakit oleh rekan-rekannya.
Menurut laporan media Rusia, pada hari kejadian wisatawan Rusia tersebut sedang menikmati aktivitas menyelam di salah satu lokasi populer di Thailand dan sama sekali tidak menyangka akan diserang hewan laut itu.
Dilaporkan bahwa pria tersebut melakukan kontak jarak dekat dengan udang mantis saat menyelam. Karena merasa terancam, hewan tersebut menyerangnya dan menyebabkan cedera pada bagian kaki.
Menurut saksi mata, situasi saat itu sangat darurat. Korban kesulitan berdiri karena rasa sakit yang luar biasa, dan beruntung rekan-rekannya segera membantunya menuju rumah sakit.
Meski telah mendapat pertolongan medis tepat waktu, pria tersebut masih memerlukan perawatan lanjutan untuk memastikan lukanya sembuh dengan baik.
Peristiwa ini memicu perbincangan luas di media sosial. Ada netizen yang bercanda mengatakan pria itu “kena totokan” udang mantis, sementara yang lain mengaku terkejut dan baru menyadari betapa agresifnya hewan tersebut.
Udang mantis, yang juga dikenal sebagai “udang lipan laut”, umumnya hidup di perairan tropis dan subtropis. Hewan ini memiliki kecepatan serangan yang sangat tinggi. Capitnya yang kuat ibarat “dua tinju” yang mampu menghasilkan daya hantam luar biasa hingga dapat memecahkan cangkang bahkan kaca.
Saat menyerang mangsa, udang mantis dapat melontarkan “tinju”-nya hanya dalam sepersepuluh ribu detik. Kekuatan pukulannya dapat mencapai hingga 60 kilogram, cukup kuat untuk memecahkan kaca bahkan mematahkan jari manusia.
Perlu dicatat bahwa kasus udang mantis menyerang manusia bukan pertama kali terjadi. Beberapa tahun lalu juga pernah dilaporkan ada orang yang mengalami cedera serius akibat kontak langsung atau mencoba menangkap hewan laut ini, termasuk ibu jari yang tertembus dan kerusakan saraf.
Para ahli mengingatkan bahwa meskipun udang mantis tampak tidak berbahaya, orang-orang tetap harus berhati-hati dan menghindari terlalu dekat dengannya di habitat aslinya.
Sumber : NTDTV.com





