HARIAN FAJAR, SAMARINDA – Borneo FC memperketat persaingan dalam perebutan gelar juara Super League 2025-2026. Poin Borneo FC sama dengan Persib Bandung di puncak klasemen: 75. Persib masih unggul berdasarkan head-to-head.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa skuadnya akan fokus untuk menentukan nasib sendiri tanpa bergantung pada hasil pertandingan Persib Bandung. “Kami tidak bisa mengontrol Persib. Yang pasti, kami akan terus berjuang sampai akhir,” jelasnya.
Lebih lanjut, Lefundes menyatakan kebanggaannya atas pencapaian yang diraih tim sepanjang musim ini. “Saya tahu bagaimana kerja keras tim ini. Pemain, staf, sampai kitman, saya mengapresiasi mereka semua,” katanya saat ditemui usai laga.
Mematahkan Keraguan dan Memecahkan RekorBorneo FC yang kerap diragukan sebagai juara, kini membuktikan diri sebagai tim kuat. Lefundes mengingatkan bahwa timnya berhasil memecahkan rekor klub dengan meraih 72 poin dalam 32 pertandingan serta menorehkan catatan istimewa dengan 11 kemenangan beruntun di awal musim.
“Sekarang, apakah ada yang memprediksi kami bisa sampai sejauh ini pada awal kompetisi lalu?” bebernya.
Meski sempat dianggap kehabisan tenaga setelah rekor kemenangan beruntun dihentikan oleh Bali United pada 30 November lalu, Lefundes menepis anggapan tersebut. “Padahal kami hanya mengganti bensin Pertalite ke yang lebih baik lagi. Pokoknya, tangki kami penuh sampai akhir kompetisi,” pungkasnya.
Persaingan Ketat Hingga Dua Laga TerakhirDengan menyisakan dua pertandingan lagi, hanya Persib Bandung dan Borneo FC yang masih berpeluang menjadi juara. Persib akan menghadapi PSM Makassar secara tandang pada 17 Mei dan menjamu Persija Jepara pada 23 Mei. Sementara Borneo FC akan melawat ke markas Persijap pada 17 Mei dan bertanding kandang melawan Malut United pada 23 Mei.
Menurut Lefundes, perebutan gelar yang masih berlangsung hingga akhir musim membuat Super League semakin menarik dan kompetitif. “Ini membuat Super League bagus karena juara harus ditentukan sampai akhir kompetisi,” katanya.





