Sukses dengan Dana Zakat, Program Jantara Siap Suplai Kurban Dompet Dhuafa

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dompet Dhuafa terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui program Jantara (Jaringan Tani Ternak Nusantara).

Program ini dikembangkan di wilayah Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, guna mendukung peternak lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.

Dalam Giat Press Touring The Kurban Series 1447 H, Selasa (12/05/2026), sejumlah awak media nasional diajak meninjau langsung peternakan sapi dan domba yang dikelola bersama masyarakat di Dusun Dangklik, Desa Tolokan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Program Jantara merupakan pengembangan dari pengelolaan peternakan terpusat DD Farm yang telah dijalankan sejak 2021 di Kendal, Jawa Tengah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Melalui program ini, Dompet Dhuafa memperluas jaringan peternakan rakyat agar manfaat pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat dirasakan langsung masyarakat secara berkelanjutan.

Perwakilan Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini mengatakan, program Jantara tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban berkualitas, juga mendorong kemandirian ekonomi peternak desa.

“Melalui program Jantara, kami ingin memperkuat kapasitas peternak, membangun kemandirian usaha, dan memperluas jejaring ekonomi berbasis komunitas,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Rabu (13/5/2026).

Saat ini, sebanyak 50 ekor domba dikelola di wilayah Getasan dan 50 ekor lainnya berada di Kendal. Seluruh ternak tersebut dikelola bersama kelompok peternak lokal sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis desa.

Kepala Desa Tolokan, Dwi Wahono, mengapresiasi program peternakan yang dijalankan Dompet Dhuafa karena dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga. “Program ini sangat membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan melalui keterlibatan langsung dalam pengelolaan peternakan,” katanya.

Salah satu peternak mitra, Kabul Budiono, mengaku mendapatkan banyak manfaat sejak bergabung dalam program ini. Selain menerima bantuan ternak, peternak memperoleh pelatihan teknis terkait penggemukan hingga penanganan penyakit hewan.

“Dari awal kami diajarkan cara beternak yang baik, mulai dari penggemukan sampai penanganan penyakit ternak,” ungkap Kabul.

Di sisi lain, drh Hermanto memastikan kondisi kesehatan hewan ternak di DD Farm terus dipantau secara berkala menjelang Iduladha, termasuk pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Menurutnya, seluruh sapi dan domba yang dikelola menunjukkan pertumbuhan sehat dengan pengawasan ketat terhadap pakan, sanitasi kandang, serta pemeriksaan kesehatan rutin.

Melalui program Jantara, Dompet Dhuafa berharap model peternakan berbasis pemberdayaan masyarakat ini dapat terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masuk Lobi lalu Kabur ke Toilet, King Cobra 4 Meter Gegerkan Kantor BRIN di Tangsel
• 6 jam lalukompas.com
thumb
KPAI Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Duga Ada Pelanggaran Hak Anak
• 15 jam laludetik.com
thumb
Produk Tembakau Alternatif Ternyata Tingkatkan Fungsi Pernapasan, Ada Bukti Ilmiahnya
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Dituntut 18 Tahun, Nadiem Makarim: Sakit Hati, Negara Bisa Lakukan Ini Setelah Pengabdian Saya
• 5 jam lalukompas.com
thumb
KemenLH siap tuntaskan dokumen rencana perlindungan ekosistem mangrove
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.