Raja Juli Antoni dan FAO Bahas Tata Kelola Karbon hingga Hutan Berkelanjutan

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan pertemuan bilateral dengan Zhimin Wu, Assistant Director-General and Director, Forestry Division, Food and Agriculture Organization (FAO), pada Selasa 12 Mei 2026, di Indonesian Lounge, Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat.

"Pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari implementasi arahan dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kerja sama internasional untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan, penguatan tata kelola karbon, serta peningkatan kontribusi sektor kehutanan terhadap pembangunan ekonomi hijau dunia," kata Raja Juli.

BACA JUGA:DBL Camp 2026 Jadi Tempat Coach Mbing Kembangkan Analisis Statistik Basket

Dalam pertemuan tersebut, Zhimin Wu menyampaikan bahwa kehutanan Indonesia merupakan mitra kerja sama paling strategis bagi FAO. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan Indonesia atas berbagai capaian dan keberhasilan yang telah diraih, yang dinilai menjadi contoh bagi masyarakat kehutanan dunia.

"FAO turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Indonesia menjadi co-host penyelenggaraan Global Forest Observations Initiative (FOI) 2025 di Bali pada Oktober 2025," katanya Zhimin.

BACA JUGA:Krisis Kemanusiaan, Masyarakat Indonesia melalui BAZNAS Bangun Kampung Cahaya Zakat di Palestina

Kegiatan tersebut dinilai berhasil menjadi platform penting yang mempertemukan komunitas kehutanan global untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengetahuan ahli terkait pemantauan hutan (forest monitoring).

FAO juga mengapresiasi perkembangan signifikan Indonesia dalam pengembangan kebijakan nilai ekonomi karbon serta mendorong pengembangan peta jalan kredit karbon dan pasar karbon hutan sebagai bagian dari penguatan tata kelola karbon kehutanan nasional dan global.

Selain itu, FAO juga mengundang Menteri Kehutanan Republik Indonesia untuk menghadiri Sidang Committee on Forestry ke-28 (COFO28) yang akan diselenggarakan di Roma, Italia, pada 28 September hingga 2 Oktober 2026.

BACA JUGA:PESAN 2026 Ungkap Fakta Manfaat Sarapan untuk Otak yang Jarang Disadari

Pada kesempatan tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terus berjalan antara Indonesia dan FAO dalam mendukung pengelolaan hutan lestari. 

Raja Juli juga menegaskan pentingnya penguatan kerja sama dalam pengembangan national forest monitoring system, REDD+, serta tata kelola karbon kehutanan.

"Potensi kerja sama pengembangan perhutanan sosial dan pengembangan komoditas pangan serta energi berbasis hutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan dan energi berkelanjutan," jelasnya.

BACA JUGA:Purbaya Temui Bahlil, Ini Yang Dibahas

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangan Asal Tangkap, Ini yang Harus Dilakukan jika Bertemu King Kobra
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Banjir Rendam Belasan Rumah dan Rusak Tiga Jembatan di Tanah Datar
• 9 jam lalukompas.id
thumb
3 Tanda Olahraga Masih Aman untuk Ibu Hamil
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Era Baru Pengolahan Sampah di Jakarta
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menhub Tak Hadir, Komisi V DPR Tunda Raker Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.