Dokter Billy Daniel Messakh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mengungkapkan data terbaru dalam kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Surabaya pada Senin (11/5/2026).
Dalam rapat dengar pendapat atau hearing di DPRD Kota Surabaya, Dokter Billy menyebut ada 210 korban.
“Total kasus terdampak sebanyak 210 orang,” ujarnya di Ruang Rapat Paripurna DPRD Surabaya, Rabu (13/5/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 135 pasien ditangani di RS Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Surabaya, terdiri dari 127 siswa, 7 guru, dan 1 wali murid.
“Ada 128 pasien rawat jalan, 7 pasien rawat inap,” katanya.
Sementara, 75 pasien rawat jalan ditangani di Puskesmas Asemrowo, Gundih, Tembok Dukuh dan fasilitas pelayanan kesehatan lain.
Dokter Billy menambahkan, dari 210 korban, 202 di antaranya mengalami gejala gangguan kesehatan ringan, dan 8 pasien gejala sedang.
Diberitakan sebelumnya, para korban diduga keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bubutan Tembok Dukuh Senin (11/5/2026).(lta/ham/rid)




