Samudra Baru Muncul Membelah Benua Afrika Jadi Dua

cnbcindonesia.com
21 jam lalu
Cover Berita
Foto: Laut. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Benua Afrika akan berubah drastis dalam waktu yang lebih singkat dari perkiraan sebelumnya. Para ilmuwan menemukan bahwa terbelahnya lempeng bumi di wilayah Afrika Timur akan membentuk samudra baru yang memisahkan benua ini menjadi dua bagian.

Seperti dilansir dari Smithsonian Magazine, pergeseran lempeng tektonik yang terjadi di sepanjang Lembah Celah Besar Afrika (Great Rift Valley) kini bergerak lebih dinamis. Wilayah ini membentang dari Laut Merah, melintasi Etiopia, Kenya, hingga ke Mozambik, dan merupakan tempat pertemuan tiga lempeng besar yaitu Lempeng Afrika, Lempeng Arab, dan Lempeng Somalia.

Selama jutaan tahun, ketiga lempeng ini terus bergerak saling menjauhi, menciptakan retakan besar di permukaan bumi.


Para peneliti sebelumnya memperkirakan proses pemisahan ini baru akan selesai dalam rentang waktu puluhan juta tahun. Namun berdasarkan data terbaru, laju pergerakan dan pembentukan retakan tanah ternyata lebih cepat dari model perhitungan awal. Hal ini membuat prediksi terbentuknya samudra baru dan pemisahan benua terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan sebelumnya.

Pilihan Redaksi
  • 2 Juta Warga RI Korban, 15 Aplikasi Ini Pintu Masuk Maling M-Banking
  • NASA Buka-Bukaan Tanda Kiamat, Wilayah RI Dalam Bahaya Besar

Saat lempeng terus menjauh, celah yang terbentuk akan makin melebar dan meluas. Seiring berjalannya waktu, air laut dari Laut Merah dan Samudra Hindia akan masuk dan mengisi cekungan besar yang terbentuk akibat pergeseran tersebut. Akibatnya, terbentuklah samudra baru yang memotong bagian timur Afrika yang meliputi wilayah Somalia, Etiopia, Kenya, dan sekitarnya sebagai sebuah daratan atau benua yang terpisah dari bagian utama Afrika.

Peristiwa ini bukan sekadar fenomena geologis biasa, melainkan salah satu perubahan bentang alam terbesar yang sedang terjadi di bumi saat ini. Bagi dunia sains, proses ini menjadi laboratorium alam yang sangat berharga untuk memahami bagaimana benua terpecah dan samudra terbentuk, seperti halnya peristiwa pemisahan benua purba jutaan tahun lalu.

Meskipun prosesnya lebih cepat, para ahli menegaskan bahwa pembentukan samudra ini tetap berlangsung dalam waktu yang panjang, sehingga tidak akan terjadi perubahan mendadak dalam masa hidup manusia saat ini.

Namun, temuan ini membuktikan bahwa permukaan bumi kita tidaklah diam tetapi terus berubah dan bergerak membentuk wajah bumi yang baru.

Pemisahan ini akan mengubah peta dunia dengan menciptakan garis pantai baru, jalur pelayaran baru, serta mengubah iklim dan ekosistem di wilayah Afrika dan sekitarnya.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polemik Ahmad Dhani - Maia Estianty Disorot, Praktisi Hukum Ingatkan Soal Fakta dan SP3
• 47 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Pedagang Ayam di Pasar Baru Bekasi Keluhkan Harga Naik dan Pembeli Sepi
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Mengabdi Tanpa Digaji, FSGI Minta Prabowo Bantu Nasib 237 Ribu Guru Honorer | SATU MEJA
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Resep Masak Rendang Sapi Kurban Khas Minang, Gurih dan Kaya Rempah
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Donald Trump Tiba di Beijing, Disambut Upacara Meriah
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.