Jakarta, tvOnenews.com - Jose Mourinho kabarnya akan segera kembali ke Real Madrid, 13 tahun setelah kepergiannya. Presiden Florentino Perez bahkan dikabarkan siap untuk memanjakannya di musim panas.
Los Blancos sedang mencari pelatih baru setelah kegagalan meraih satu gelar pun di musim 2025-2026 ini. Mereka memecat Xabi Alonso pada Januari lalu, dan Alvaro Arbeloa gagal memberikan gelar apa pun sebagai penggantinya.
Madrid tersisih prematur di Copa del Rey, disingkirkan Bayern Munich di perempat final Liga Champions, dan perburuan gelar juara Liga Spanyol berakhir di akhir pekan kemarin. Kekalahan 0-2 dari rival bebuyutan, Barcelona, di El Clasico memastikan trofi La Liga berlabuh di Camp Nou.
Real Madrid akan melalui perombakan skuad di musim panas, dan kabar yang ramai beredar mengaitkan mereka dengan Jose Mourinho. Hingga saat ini, tidak ada nama lain yang dipertimbangkan secara serius oleh manajemen klub.
Mourinho pada saat ini masih menangani klub asal Portugal, Benfica. Namun, pengumumannya sebagai pelatih baru Madrid diharapkan terlaksana dalam waktu dekat.
Telegraph melaporkan bahwa negosiasi hanya tinggal menyelesaikan detail. Mourinho akan kembali ke klub yang pernah ditukangi olehnya pada periode 2010 hingga 2013 silam.
“José Mourinho hampir dipastikan akan kembali ke Real Madrid, dengan detail penunjukannya akan diselesaikan setelah berakhirnya musim Liga Spanyol,” demikian laporan dari Telegraph.
Lebih lanjut, ESPN mengabarkan bahwa Presiden Florentino Perez telah menjanjikan rekrutan musim panas kepada Mourinho. “Presiden Real Madrid Florentino Perez memuji Mouriho, menjanjikan rekrutan musim panas,” tulis ESPN.
Dalam wawancara dengan jurnalis Josep Pedrerol di La Sexta, Perez ditanyakan soal Mourinho. Dia mengaku menyukai kinerja pelatih asal Portugal itu.
“Saya menyukai semua pelatih yang pernah bersama kami. Dia [Mourinho] meningkatkan level kompetitif kami, memang benar, dan dari sana, kami memenangkan enam trofi Eropa dalam 10 tahun,” kata Perez kepada Pedrerol, dilansir ESPN.
Namun demikian, dia masih malu-malu untuk mengakui pembicaraan dengan Mourinho. Dia juga enggan menjawab soal kemungkinan Didier Deschamps, pelatih Timnas Prancis, menangani Madrid ke depannya.




