KOMPAS.TV - Seorang imam Gereja Katolik di Jakarta Timur, Pastor Antonius Arfin Samosir, menjalani dua panggilan pengabdian sekaligus, yaitu sebagai pelayan rohani dan anggota Polri.
Romo IPDA Arfin menjalani dua tanggung jawab yang berbeda itu dengan ikhlas, disiplin, dan bertanggung jawab.
Menjalani dua panggilan sekaligus, yaitu sebagai imam Gereja Katolik sekaligus anggota Polri, bukan hal sederhana. Namun bagi Romo IPDA Antonius Arfin Samosir, keduanya dijalani sebagai bentuk pelayanan kepada sesama.
Di Gereja Santo Bonaventura Pulomas, Jakarta Timur, Romo IPDA Arfin memimpin perayaan ekaristi di hadapan ratusan umat yang mengikuti misa dengan khusyuk.
Tidak banyak yang mengetahui bahwa imam yang berdiri di altar itu juga merupakan perwira aktif Polri.
Romo IPDA Arfin ditahbiskan sebagai imam pada tahun 2023 dan ditugaskan menjalankan pelayanan pastoral di lingkungan pembinaan rohani kepolisian.
Baginya, seragam polisi dan jubah imam bukanlah dua identitas yang bertentangan. Keduanya justru menjadi jalan untuk melayani lebih luas.
Bagi Romo IPDA Arfin, keduanya menjadi bentuk pengabdian untuk melayani sesama, baik melalui tugas kepolisian maupun pelayanan pastoral.
Di tengah perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Romo IPDA Arfin mengajak umat memaknai panggilan untuk hidup dalam kasih, kepedulian, dan semangat melayani. Nilai itu juga terwujud dalam sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Melalui pelayanannya, Romo IPDA Arfin mengingatkan pentingnya membangun persaudaraan antarumat beragama. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling menolong dan hidup berdampingan secara damai.
#romo #anggotapolri #IPDA
Baca Juga: Cek Syarat Penerima JKP BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Kantoran hingga Pabrik Bisa Dapat Manfaat
Penulis : Yulian-Indah
Sumber : Kompas TV
- anggota polri
- romo
- IPDA
- noads





