Kediri, VIVA – Persija Jakarta berhasil menunjukkan mentalitas pemenang saat menumbangkan tuan rumah Persik Kediri 3-1 di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu 16 Mei 2026. Kemenangan ini tidak lepas dari kejelian pelatih Mauricio Souza dalam membaca situasi pertandingan. Souza secara terbuka mengakui bahwa keputusan merombak komposisi tim di babak kedua menjadi titik balik krusial. "
Hari ini pemain pengganti membuat perbedaan besar bagi tim kami," tutur Souza tegas dilansir laman resmi Persija, mengapresiasi dampak instan yang diberikan para pemain dari bangku cadangan.
Perubahan besar dimulai pada menit ke-54 saat Souza memasukkan Gustavo Almeida dan Maxwell untuk menggantikan Mauro Zijlstra serta Alaeddine Ajaraie.
Tak lama berselang, Van Basty Sousa dan Witan Sulaeman juga diturunkan untuk menambah daya gedor. Strategi ini terbukti jitu karena tak lama setelah perubahan tersebut, Macan Kemayoran berbalik unggul. Gustavo Almeida tampil luar biasa dengan memborong dua gol hanya dalam waktu tiga menit, yang masing-masing lahir dari asis Maxwell dan Witan Sulaeman.
Meski laga berjalan ketat, Souza merasa anak asuhnya tetap tenang dalam mengontrol ritme. "Ada momen dalam pertandingan ketika mereka lebih baik dari kami, tapi saya pikir secara keseluruhan kami lebih mengendalikan permainan," ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Baginya, dominasi ini merupakan buah dari kerja keras kolektif di lapangan. Ia pun tak segan melontarkan pujian bagi skuadnya, "Para pemain layak mendapat ucapan selamat karena mereka memberikan segalanya di lapangan, bekerja keras sepanjang waktu, berhasil mencetak gol."
Kemenangan ini memiliki makna mendalam bagi Persija dan pendukung setianya. Setelah kekalahan dari rival abadi yang menutup peluang juara, hasil tiga poin di Kediri ini menjadi obat pelipur lara bagi Jakmania. Kini, dengan koleksi 68 poin di peringkat ketiga, Persija menatap laga kandang terakhir melawan Semen Padang dengan kepercayaan diri tinggi untuk menutup musim di posisi terbaik.





