TABLOIDBINTANG.COM - Penderita GERD dan asam lambung disarankan lebih selektif dalam memilih makanan sehari-hari. Pasalnya, beberapa jenis makanan diketahui dapat memicu naiknya asam lambung hingga menyebabkan sensasi panas di dada, perut begah, mual, sampai rasa terbakar di tenggorokan.
Kondisi tersebut terjadi karena sejumlah makanan mampu merangsang produksi asam lambung berlebih atau melemahkan katup pemisah antara lambung dan kerongkongan.
Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik dan membuat gejala GERD kambuh.
Berikut daftar makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari penderita GERD, dirangkum dari Eat This Not That, Minggu (17/5/2026).
1. Makanan Gorengan
Makanan yang digoreng cenderung tinggi lemak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Kondisi ini membuat lambung memproduksi lebih banyak asam.
Lemak tinggi juga dapat melemahkan katup LES (lower esophageal sphincter) sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
2. Buah Jeruk
Jeruk, lemon, jeruk nipis, hingga grapefruit memiliki kadar asam cukup tinggi yang dapat memicu produksi asam lambung berlebih.
Karena itu, buah jenis ini sebaiknya dihindari saat GERD sedang kambuh.
3. Cokelat
Meski digemari banyak orang, cokelat ternyata bisa memperburuk gejala GERD jika dikonsumsi berlebihan.
Cokelat dapat membuat otot katup kerongkongan lebih rileks sehingga isi lambung lebih mudah naik dan memicu rasa panas di dada.
4. Minuman Bersoda
Minuman bersoda dapat menyebabkan perut kembung dan memberi tekanan lebih besar pada lambung.
Tekanan tersebut membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
5. Kopi dan Minuman Berkafein
Kandungan kafein pada kopi maupun teh bisa merangsang produksi asam lambung berlebih, terutama jika dikonsumsi terlalu banyak.
6. Alkohol
Minuman beralkohol dapat meningkatkan produksi gas di lambung sehingga memicu perut kembung dan heartburn.
7. Makanan Pedas
Makanan pedas menjadi salah satu pemicu GERD paling umum.
Sebuah studi tahun 2020 menemukan sebanyak 62 persen pasien GERD menyebut makanan pedas sebagai pemicu utama kambuhnya asam lambung.
8. Camilan Ultra-Olahan
Makanan ultra-olahan yang mengandung banyak bahan tambahan, pemanis, dan pewarna buatan juga dinilai kurang baik bagi penderita GERD.
Pola makan tinggi lemak, garam, dan rempah diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko refluks asam.
9. Tomat dan Olahannya
Tomat mengandung asam malat dan asam sitrat yang bisa meningkatkan produksi asam lambung.
Tak hanya tomat segar, saus tomat hingga saus pasta juga bisa memperburuk gejala GERD.
10. Teh Peppermint
Meski dikenal membantu pencernaan, teh peppermint justru dapat memperparah refluks asam karena membuat katup kerongkongan menjadi terlalu rileks.
Sebagai alternatif, penderita GERD disarankan memilih teh jahe atau kamomil.
11. Jus Buah Asam
Jus jeruk, jus tomat, atau jus grapefruit tetap memiliki sifat asam yang dapat memicu refluks meski sudah berbentuk minuman.
12. Daging Berlemak
Daging tinggi lemak seperti iga, ayam dengan kulit, atau daging sapi berlemak memerlukan waktu cerna lebih lama sehingga produksi asam lambung meningkat.
13. Pizza
Pizza termasuk makanan yang cukup berisiko bagi penderita GERD karena biasanya mengandung saus tomat asam, daging berlemak, dan kadar garam tinggi.
Penderita GERD disarankan lebih memperhatikan pola makan agar gejala asam lambung tidak mudah kambuh. Selain menghindari makanan pemicu, menjaga porsi makan dan tidak langsung berbaring setelah makan juga penting dilakukan.




