JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi tawuran antarkelompok pemuda kembali terjadi di Jalan Bandengan Utara, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (15/5/2026).
Sekelompok pemuda terlibat aksi kejar-kejaran menggunakan sepeda motor yang berujung pada kecelakaan, pembacokan, hingga perampasan kendaraan.
Insiden yang terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial itu sempat memicu kepanikan warga yang menduga adanya aksi begal.
Baca juga: Rawan Tawuran, Warga Tambora Minta Polisi Patroli Malam sampai Subuh
Namun, pihak kepolisian dan saksi mata meyakini rentetan kejadian tersebut merupakan imbas tawuran antarkelompok pemuda dari luar wilayah.
Kronologi KejadianPeristiwa bermula sekitar pukul 04.49 WIB ketika sebuah sepeda motor putih yang ditumpangi tiga pria dikejar rombongan pemuda bersenjata tajam.
Wawan, petugas keamanan setempat, mengatakan aksi kejar-kejaran diduga sudah dimulai dari arah Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.
Baca juga: Kronologi Tawuran di Tambora Jakbar, Berawal dari Kejar-kejaran hingga Dua Pemuda Terluka
Rombongan korban yang panik kemudian kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian.
“Pas itu saling uber-uberan sampai ke sini. Pas sampai samping kejadiannya pas motor ketabrak tiang listrik, terus kena tong sampah sampai hancur,” ungkap Wawan saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (17/5/2026).
Dibacok CeluritSetelah menabrak tiang listrik dan terjatuh, ketiga korban langsung dikepung kelompok penyerang.
Berdasarkan rekaman CCTV, gerombolan yang berjumlah sekitar 11 orang dengan lima sepeda motor itu tampak mengayunkan senjata tajam jenis celurit berbagai ukuran.
Ketiga pemuda yang terjatuh sempat berusaha melarikan diri. Namun, sabetan senjata tajam dari arah belakang tetap melukai mereka.
Baca juga: 3 Pemuda Dikejar hingga Dibacok di Tambora Jakbar, Motor Dirampas Pelaku
“Ada, ada yang kena juga (bacokan), cuma luka-luka ringan doang di bagian pinggang gitu. Yang kena dua orang yang luka,” jelas Wawan.
Usai melukai korban, kelompok penyerang tidak pergi dengan tangan kosong. Mereka membawa kabur sepeda motor putih milik korban yang tergeletak di pinggir jalan, lalu melarikan diri melawan arah menuju Penjaringan.
Wawan memastikan, baik korban maupun pelaku tidak dikenali warga sekitar Tambora.
Aksi membawa kabur motor korban sempat membuat warga menduga peristiwa tersebut merupakan pembegalan. Namun, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara menepis dugaan itu.





