JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan ada penipuan yang mengatasnamakan anggota DPR RI.
Meutya mengatakan modus mereka yaitu meminta sumbangan. Meutya menyebut total ada 3.000 nomor telepon yang telah diblokir.
BACA JUGA:Pimpin Apel di Jayawijaya, Wamendagri Ribka Pastikan Wamena Aman dan Pelayanan Tetap Berjalan
"Kami juga menerima laporan aduan, ini yang terkait dengan scam call banyak sekali laporan-laporan aduan nomor-nomor telepon yang paling banyak ini mungkin juga paling banyak, jadi berpura-pura menjadi anggota DPR atau pejabat publik kemudian minta sumbangan. Itu impersonation, ada 3.000 nomor telepon yang sudah kita blok," kata Meutya dalam rapat Komisi I DPR RI, Senin, 18 Mei 2026.
Selain itu, Meutya melaporkan bahwa ada 2.500 nomor telepon yang diblokir karena melakukan penipuan.
Ada lagi 13.000 lebih nomor telepon yang diblokir Komdigi karena menelepon perihal investasi online fiktif, judi online, jual beli online, dan lain-lain.
"Angka ini harusnya bisa lebih tinggi Bapak/Ibu, kalau memang masyarakat sudah terbiasa melapor ketika ada nomor-nomor telepon yang diduga akan menipu, itu silakan langsung dilaporkan," jelasnya.
BACA JUGA:Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal, ICW Wanti-wanti Dampak Buruknya
Meutya mengatakan jumlah nomor yang diblokir bisa lebih banyak jika masyarakat aktif melaporkan nomor yang dicurigai digunakan untuk penipuan.
"Kalau memang masyarakat sudah terbiasa melapor ketika ada nomor-nomor telepon yang diduga akan menipu itu silakan langsung dilaporkan supaya bisa kita lakukan pemblokiran atau pemutusan akses dari nomor tersebut bekerja sama dengan para operator seluler," imbuh dia.





