Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda rencana serangan militer ke Iran. Penundaan itu diklaim atas permintaan beberapa negara sekutu di Timur Tengah karena negosiasi serius kini sedang berlangsung.
Pengumuman ini disampaikan Donald Trump sehari setelah dirinya mengultimatum Iran dengan pernyataan bahwa waktu kian menipis untuk mencapai kesepakatan.
Baca juga: Trump Disebut Makin Serius Pertimbangkan Opsi Militer terhadap Kuba
Pemirsa meski ditunda, Donald Trump tetap menginstruksikan militer Amerika Serikat untuk bersiap menghadapi kemungkinan serangan penuh berskala besar. Imbas ketegangan ini, pasar saham dunia langsung melemah, sementara harga minyak justru melonjak tajam.
Hal itu terjadi setelah negosiasi kedua negara terkait dengan penghentian perang secara permanen yang dikabarkan mengalami jalan buntu.




