Grid.ID – Rentetan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum pendidik di lingkungan lembaga pendidikan agama belakangan ini menjadi sorotan tajam masyarakat. Menanggapi fenomena tersebut, Ustaz Solmed (Sholeh Mahmoed) meminta publik untuk tetap objektif dan tidak memukul rata semua lembaga pendidikan.
Ditemui bersama sang istri, April Jasmine, di kawasan Jatiasih, Bekasi, Selasa (19/5/2026), Ustaz Solmed menekankan bahwa tindakan bejat yang dilakukan oknum tidak boleh merusak reputasi institusi pendidikan secara keseluruhan.
"Kita tidak bisa men-generalisir ya, bahwa kemudian ada oknum-oknum di tempat pendidikan di mana saja ternyata ada (kejadian) itu," ujar Ustaz Solmed tegas.
Pentingnya Menjaga Kepercayaan Publik
Ustaz Solmed menilai, menggeneralisasi satu kesalahan oknum ke seluruh lembaga pendidikan adalah tindakan yang tidak bijak. Menurutnya, masih banyak pondok pesantren atau sekolah agama yang dikelola dengan amanah dan memiliki integritas tinggi.
"Tidak bijak kalau kemudian kita men-generalisir oh semua tempat pendidikan berarti tidak aman. Tidak boleh juga seperti itu," papar ayah 3 anak tersebut.
"Kasihan kalau nanti tempat-tempat yang baik-baik, tempat pendidikan yang bagus-bagus, yang memang selama ini amanah, terkena imbas dan dampak," imbuhnya.
Ia berharap masyarakat tetap teliti dalam memilih tempat pendidikan bagi anak, namun tidak lantas menutup diri karena rasa takut yang berlebihan akibat perilaku oknum tertentu.
Desak Polisi Bertindak Cepat
Terkait maraknya kasus serupa, termasuk kasus yang melibatkan sosok SAM (Syekh Ahmad Almisri) yang sempat menyeret namanya karena salah paham netizen, Ustaz Solmed mendesak pihak kepolisian untuk bekerja ekstra serius.
"Tentunya kita meminta kepada pihak kepolisian agar bekerja secara serius supaya ini terang benderang. Agar supaya rasa aman, nyaman, dan kepercayaan itu muncul kembali," tegasnya.
Nama Ustaz Solmed sendiri sempat menjadi korban hoaks dan fitnah setelah sejumlah akun media sosial keliru mengaitkan identitas dirinya dengan SAM (Syekh Ahmad Al Misry) yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri terkait dugaan kasus asusila.
Tanggung Jawab Moral sebagai Orang Tua
Sebagai ayah yang memiliki anak laki-laki yang masih kecil, Ustaz Solmed mengakui pentingnya pengawasan, namun tetap pada prinsip keadilan hukum. Baginya, penuntasan kasus hukum secara transparan adalah kunci utama untuk memulihkan nama baik dunia pendidikan pesantren.
"Maka pihak yang sudah ditersangkakan, SAM ini, agar segera dibawa dan didatangkan ke Indonesia (dari Mesir) supaya bisa diselesaikan secara hukum yang berlaku," tutupnya.(*)
Artikel Asli




