HARIAN FAJAR, SURABAYA – Bursa transfer Super League 2026/2027 mulai memunculkan gejolak di tubuh Persebaya Surabaya. Di tengah rumor kedatangan kiper PSM Makassar, Reza Arya, nama Andhika Ramadhani justru santer dikabarkan bakal meninggalkan Green Force. Andhika disebut-sebut hengkang ke Persik Kediri musim depan. Situasi ini membuat sikap Bonek terbelah.
Spekulasi tersebut langsung memancing reaksi besar dari Bonek di media sosial. Sebab, Andhika Ramadhani bukan sekadar pelapis di bawah mistar Persebaya Surabaya, tetapi juga salah satu pemain yang cukup lama bertahan bersama Green Force.
Rumor kepindahan Andhika pertama kali ramai diperbincangkan usai akun fanbase Persebaya Surabaya, @psbynews, mengunggah kabar transfer yang mengaitkan sang kiper dengan Persik Kediri
Rumor transfer Andhika Ramadhani muncul ketika klub-klub Super League mulai bergerak menyusun komposisi skuad untuk musim 2026/2027. Persik Kediri disebut tertarik mendatangkan penjaga gawang asal Surabaya tersebut guna memperkuat sektor pertahanan.
“RUMOURS TRANSFER. Andhika Ramadhani dikabarkan akan menjalani musim terakhirnya bersama Persebaya Surabaya musim ini. Dilansir dari akun X/Twitter @oscarbaadila, Andhika Ramadhani berpotensi melanjutkan karier bersama Persik Kediri untuk musim depan,” tulis akun fanbase @psbynews.
Kabar itu langsung menjadi perhatian publik, terutama para Bonek yang menilai Andhika masih memiliki peran penting di skuad Green Force.
Andhika diketahui sudah membela Persebaya Surabaya sejak 26 September 2020 dan masih memiliki kontrak hingga 30 Juni 2026.
Jika rumor tersebut benar terjadi, Persik Kediri diyakini bakal mendapatkan sosok penjaga gawang matang dengan pengalaman bermain cukup banyak di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Di usia 27 tahun, Andhika juga dinilai sedang berada dalam masa emas sebagai seorang kiper.
Statistik Andhika Bersama Green ForceSelama berseragam Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani telah tampil dalam 71 pertandingan di berbagai kompetisi. Dari total penampilannya, ia sukses mencatatkan 23 clean sheet dan kebobolan 76 gol. Statistik tersebut menunjukkan kontribusi pentingnya dalam menjaga pertahanan Green Force selama beberapa musim terakhir.
Kiper dengan tinggi badan 1,84 meter itu juga sudah mengoleksi 5.628 menit bermain bersama Persebaya Surabaya. Jumlah tersebut memperlihatkan bahwa Andhika cukup konsisten, baik saat dipercaya menjadi starter maupun ketika berperan sebagai pelapis utama.
Selain itu, Andhika juga dikenal cukup disiplin. Sepanjang kariernya bersama Green Force, ia hanya menerima empat kartu kuning.
Nilai pasarnya saat ini pun mencapai Rp3,04 miliar, menjadikannya salah satu penjaga gawang lokal dengan valuasi tinggi di kompetisi domestik.
Komentar BonekDi saat rumor kepergian Andhika menguat, nama Reza Arya dari PSM Makassar justru semakin sering dikaitkan dengan Persebaya Surabaya.
Sebagian Bonek mulai menduga manajemen Green Force tengah menyiapkan suksesor untuk posisi pelapis Ernando Ari. “Reza in,” tulis salah satu Bonek di media sosial.
“Kalo Andhika jadi out apakah penggantinya Reza Arya? hmm menarik,” tulis komentar lainnya.
Tidak hanya Reza Arya, beberapa nama lain juga ikut masuk dalam diskusi suporter, seperti Hilmansyah hingga kiper Persis Solo.
“Pokok e ganti e Reza Arya, Hilmansyah ato kipere Persis Solo gpp Mergo lebih apik teko Andhika,” tulis salah satu Bonek.
Meski demikian, banyak pula Bonek yang berharap Andhika tetap dipertahankan. Pengalamannya dianggap masih sangat penting untuk menjaga kedalaman skuad Persebaya Surabaya.
“Ojo lah, backup e Ernando seng setara mung Cak Dik,” tulis salah satu suporter.
Masa Depan Andhika Masih Belum JelasSampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Persebaya Surabaya maupun Persik Kediri terkait rumor transfer Andhika Ramadhani. Situasi tersebut membuat spekulasi di kalangan suporter terus berkembang menjelang dibukanya bursa transfer musim baru.
Persik Kediri memang membutuhkan tambahan kekuatan di sektor penjaga gawang untuk menghadapi persaingan ketat musim depan. Sementara itu, Persebaya juga harus berhitung matang terkait komposisi kiper mereka agar tetap kompetitif sepanjang kompetisi.
Dengan pengalaman 71 pertandingan dan 23 clean sheet, Andhika Ramadhani masih menjadi salah satu aset penting bagi Green Force.
Kini publik hanya tinggal menunggu apakah rumor transfer tersebut benar-benar akan terwujud atau hanya menjadi bagian dari panasnya bursa transfer Super League 2026/2027.





