HARIAN FAJAR, TAKALAR – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyempatkan diri melayat ke rumah duka almarhumah Hj. Subaedah Abbas Daeng Kenna, yang berdomisili di Jl Mangka Dg Bombong, BTN Florindah Blok C Nomor 26, pada Kamis, 21 Mei.
Almarhumah meninggal dunia pada Rabu malam (20/5/2026) di RS Akademis setelah menjalani perawatan medis akibat sakit yang dideritanya.
Almarhumah Hj. Subaedah merupakan istri dari Drs. H. Syafruddin Kaiyum Dg. Nanga, serta ibu dari Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Takalar, Muhammad Hasbi.
Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka dan rencananya akan dimakamkan di Jalan Timbuseng, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Daeng Manye didampingi oleh sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar dan tokoh masyarakat. Suasana haru dan penuh hikmat menyelimuti kedatangan rombongan, di mana Bupati secara langsung menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berduka cita kepada seluruh keluarga besar almarhumah.
“Saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhumah Hj. Subaedah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” ucap Daeng Manye.
“Tak lupa kami berdoa semoga almarhumah diampuni segala dosa-dosanya, diterima segala amal ibadahnya di sisi Allah SWT, serta mendapatkan tempat terbaik dan paling indah di sisi-Nya,” sambung Daeng Manye.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata kepedulian pimpinan daerah terhadap keluarga besar aparatur pemerintah, termasuk keluarga Sekretaris Daerah yang memiliki peran vital dalam mendukung jalannya birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Takalar.
Lebih jauh, Daeng Manye menekankan bahwa momen berduka seperti ini justru harus menjadi penguat ikatan kekeluargaan dan kebersamaan, baik antarinstansi maupun antara pemerintah dan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan prinsip yang selama ini selalu digaungkannya dalam berbagai agenda resmi, yakni pentingnya menjaga harmoni sosial, kepedulian terhadap keluarga ASN, serta memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Takalar yang maju dan berdaya saing.
Kehadiran Bupati di tengah duka dinilai sebagai bagian dari komitmen kepedulian sosial dan tetap prioritas utama ditengah padatnya agenda pemerintahan dan pembangunan yang terus berjalan di daerah ini. (mgs)





