Sutradara Pesta Babi: Nobar di FISIP Universitas Jember Istimewa

beritajatim.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jember (beritajatim.com) – Salah satu sutradara film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, Cypri Paju Dale, memuji acara nonton bareng film tersebut di aula kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember, Sabtu (23/5/2026).

Acara nonton bareng tersebut dibingkai dalam kuliah tamu Media dan Komunikasi Politik Global yang diampu oleh dosen Muhammad Iqbal.

“Forum kawan-kawan ini termasuk yang unik di antara banyak permintaan untuk diskusi film ini. Bagaimana film Pesta Babi dibahas dalam forum akademik yang membahas tentang media dan komunikasi politik global,” kata Dale melalui siaran daring.

Pesta Babi adalah film dokumenter berdurasi 96 menit yang menceritakan perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan untuk mempertahankan tanah leluhur mereka dari ancaman eksploitasi Proyek Strategi Nasional (PSN) ketahanan pangan dan energi berupa pembukaan hutan seluas 2,5 juta hektare.

Informasi yang diterima Beritajatim.com, selama 40 hari terakhir, Pesta Babi sudah disaksikan bareng oleh publik di 1.800 titik, 23 titik di antaranya di luar negeri. Nobar di 53 titik dibubarkan.

Tak heran jika kemudian Dale senang film yang disutradarainya bersama Dandhy Laksono itu diputar di dalam ruang kuliah. “Ini satu kehormatan bagi kami bahwa film ini didiskusikan di dalam ruang kelas oleh para akademisi kita,” katanya.

“Senang sekali bahwa pelan-pelan setelah keriuhan di sana-sini, banyak pihak termasuk kawan-kawan di Jember mau duduk lebih tenang dan membahas persoalan ini sebagai satu persoalan akademik,” kata Dale.

Dale menyebut peristiwa di Papua sebagai tragedi besar. “Kita semua adalah saksi mata dan mudah-mudahan dunia akademik kita, apa pun bidang ilmunya, menjadi bagian dari pihak yang ikut memikirkan ini dan membawa solusi. Kita memiliki kesempatan untuk menghentikan itu,” katanya.

Sementara itu, Muhammad Iqbal mengatakan Dekanat FISIP Universitas Jember sangat membantu terselenggaranya nobar tersebut. “Dekanat memfasilitasi semua sarana nobar. Bahkan transportasi, akomodasi hotel, dan honorarium narasumber tamu dari Surabaya,” katanya.

Narasumber tamu yang dimaksud Iqbal adalah Dandik Katjasungkana, Ketua Ikatan Kemanusiaan untuk Korban Penghilangan Paksa Indonesia (IKOHI).

Acara nobar ini disambut antusias sivitas akademika Unej dan publik. “Sebanyak 210 orang mendaftar, sementara kapasitas aula FISIP ini hanya 150 kursi. Enam puluh persennya adalah peserta di luar mahasiswa yang mengambil mata kuliah Media dan Komunikasi Politik Global,” kata Iqbal. [wir/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UMI Bersinar di Belmawa 2026, Prof Hambali Thalib: Mahasiswa Sedang Bersiap Jadi Pemimpin Bangsa
• 15 jam laluterkini.id
thumb
Menbud Dorong Museum Negeri Sulut Jadi Infrastruktur Kebudayaan & Ekonomi
• 18 jam laludetik.com
thumb
Menelisik Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Yogya
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Sebut Jakbar Sengaja Diframing Jadi Sarang Begal
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Ini Instruksi Presiden Prabowo ke Kepala BMKG untuk Hadapi Super El Nino
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.