AS Akan Tempuh Cara Lain Jika Negosiasi dengan Iran Berakhir Gagal

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

New Delhi: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan bahwa Washington akan mencapai kesepakatan yang baik dengan Iran, atau jika tidak, akan menghadapi Teheran “dengan cara lain.”

Pernyataan itu disampaikan Rubio di New Delhi, India, pada Senin, 25 Mei 2026, di tengah negosiasi yang masih berlangsung terkait konflik Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Rubio mengatakan pemerintah AS masih memberikan kesempatan penuh bagi jalur diplomasi sebelum mempertimbangkan opsi lain.

“Mudah-mudahan kami bisa mewujudkannya,” kata Rubio, dikutip dari Miami Herald, Senin, 25 Mei 2026.

Ia menyebut terdapat “hal yang cukup solid di atas meja” terkait pembukaan kembali Selat Hormuz dan dimulainya negosiasi serius mengenai program nuklir Iran.

Pernyataan Rubio muncul sehari setelah Presiden Donald Trump mengatakan dirinya meminta tim perunding AS agar tidak terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. Trump Pertahankan Blokade Maritim Trump sebelumnya menegaskan blokade maritim AS terhadap sejumlah pelabuhan Iran di dekat Selat Hormuz akan tetap berlaku hingga kesepakatan final ditandatangani. Ia juga meminta kedua pihak meluangkan waktu agar hasil negosiasi berjalan tepat.

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran. Namun kantor berita Tasnim melaporkan bahwa AS masih menghambat sejumlah poin penting, termasuk tuntutan Iran terkait pencairan dana yang dibekukan.

Optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan membuat harga minyak dunia turun sekitar enam persen ke level terendah dalam dua pekan terakhir.

Trump sebelumnya mengatakan Washington dan Teheran sebagian besar telah menyusun memorandum of understanding terkait perdamaian dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Meski demikian, kedua pihak masih berbeda pandangan mengenai sejumlah isu utama seperti program nuklir Iran, pencabutan sanksi, perang Israel melawan Hizbullah di Lebanon, serta pembebasan aset Iran yang dibekukan di luar negeri.

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan Iran pada prinsipnya telah setuju membuka Selat Hormuz sebagai imbalan pencabutan blokade laut AS dan pembuangan uranium Iran yang diperkaya tinggi.

Pejabat tersebut juga mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei telah menyetujui kerangka umum kesepakatan. Namun belum ada konfirmasi resmi dari Iran terkait klaim tersebut. Iran Bantah Kejar Senjata Nuklir Sumber Iran sebelumnya mengatakan masih ada kemungkinan formula kompromi untuk menyelesaikan sengketa mengenai stok uranium Iran, termasuk pengenceran material di bawah pengawasan badan nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Iran selama ini membantah tuduhan AS dan Israel bahwa negaranya mengembangkan senjata nuklir dan menegaskan program pengayaan uranium dilakukan untuk tujuan sipil.

Trump sendiri kembali menegaskan keyakinannya terhadap peluang tercapainya kesepakatan. “Jika saya membuat kesepakatan dengan Iran, itu akan menjadi kesepakatan yang baik dan tepat,” tulis Trump di media sosial.

Baca juga:  Trump Pertahankan Blokade Maritim hingga Kesepakatan dengan Iran Ditandatangani


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terdengar Ledakan Besar di Kyiv, Pejabat Mendesak Warga Segera Cari Perlindungan
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Kelakuan Keji Ayah Tiri di Jakut: Cabuli 2 Anaknya yang Masih di Bawah Umur
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Perempuan Muda Kini Mulai Serius Lirik Karier Teknologi, Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata!
• 18 jam laluherstory.co.id
thumb
Hiu Gangga yang Nyaris Punah Kembali Ditemukan di Sungai Sesayap Kalimantan Utara
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Bacakan Pledoi, Eks Wamenaker Noel: Saya Mengaku Salah, Saya Menyesal
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.