Pantau - Sebanyak dua calon haji asal Bengkulu masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina pada musim haji 2026.
Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani mengatakan total sembilan calon haji telah dirujuk ke rumah sakit selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Jamaah yang masih dirawat di RS Arab Saudi sebanyak dua orang. Total yang dirujuk selama penyelenggaraan yakni sebanyak sembilan calon haji," ungkap Kurniawan.
Dua calon haji yang masih dirawat tersebut yakni Amri bin Lawi dan Mustina/Abul Basir yang berusia 70 tahun.
Kedua jamaah tersebut berasal dari Kota Bengkulu.
Persiapan Menuju Puncak HajiSaat ini jamaah calon haji Bengkulu sedang memasuki tahap persiapan menuju puncak ibadah haji.
Kurniawan mengatakan puncak pelaksanaan ibadah haji berlangsung pada 25 hingga 30 Mei 2026.
Jumlah jamaah calon haji Provinsi Bengkulu pada musim haji tahun ini mencapai 1.344 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.343 jamaah telah berada di Makkah.
Satu calon haji asal Bengkulu dilaporkan meninggal dunia pada awal penyelenggaraan ibadah haji.
Ribuan Layanan Kesehatan DiberikanTenaga Kesehatan Haji Kloter Provinsi Bengkulu telah memberikan 104 layanan kesehatan selama penyelenggaraan ibadah haji.
Total akumulasi layanan kesehatan yang diberikan mencapai 3.582 layanan kepada jamaah calon haji.
Selain layanan kesehatan, petugas juga melakukan 73 kunjungan pada Senin.
Secara keseluruhan, jumlah kunjungan yang dilakukan petugas kesehatan selama penyelenggaraan ibadah haji mencapai 4.025 kunjungan.
Kunjungan tersebut difokuskan kepada calon haji prioritas risiko tinggi untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terjaga menjelang puncak ibadah haji.
Petugas kesehatan terus melakukan pemantauan dan edukasi agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
Diagnosis penyakit yang paling banyak ditemukan pada calon haji Bengkulu antara lain infeksi saluran pernapasan akut, hipertensi, febris, diabetes melitus, myalgia, dan faringitis.




