Wawancara Julian Alvarez: Persaingan dengan Lautaro Martinez dan Target Argentina di Piala Dunia 2026

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Penyerang andalan Timnas Argentina, Julian Alvarez, menegaskan bahwa ambisi negaranya tidak pernah berubah menjelang bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026. 
 
Sebagai juara bertahan, Albiceleste datang dengan target mutlak untuk kembali mengangkat trofi tertinggi sepak bola dunia tersebut.
 
Pada edisi Piala Dunia kali ini, Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Alvarez, yang kini merumput bersama Atletico Madrid, menyatakan bahwa status sebagai juara dunia memberikan kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi besar untuk mengulang kesuksesan. Baca juga Daftar 55 Pemain Argentina untuk Piala Dunia 2026: Ada Lionel Messi dan Franco Mastantuono
 
"Sebagai orang Argentina, kegembiraan selalu ada dan kami selalu ingin dinobatkan sebagai juara. Tidak ada alasan mengapa kali ini harus berbeda. Kami ingin mencapai final," kata Alvarez dalam wawancaranya bersama FIFA.

Pemain berusia 26 tahun tersebut menyadari bahwa mempertahankan gelar di turnamen yang akan berlangsung pada bulan Juni dan Juli ini bukanlah perkara mudah. Namun, ia optimistis era keemasan Argentina yang sukses mengawinkan gelar Copa America dan Piala Dunia dalam beberapa tahun terakhir dapat terus berlanjut.
 
Terkait persaingan internal di lini depan dengan bomber Inter Milan, Lautaro Martinez, Alvarez menganggapnya sebagai kompetisi yang sehat. Berbeda dengan Piala Dunia 2022 saat ia memulai turnamen sebagai pelapis, kini Alvarez telah berkembang menjadi pilar penting dalam sistem permainan pelatih Lionel Scaloni.
 
"Kami adalah pesaing, tetapi kami juga bisa bermain bersama. Setiap kali ada persaingan yang kuat dan sehat, semua orang menjadi lebih baik, yang merupakan aspek kuncinya," ujar mantan pemain Manchester City tersebut.
 
Lebih lanjut, Alvarez juga memberikan pandangannya mengenai rumor bahwa turnamen ini akan menjadi panggung Piala Dunia terakhir bagi sang megabintang sekaligus kapten tim, Lionel Messi. Menurutnya, atmosfer kompetisi di Amerika Utara nanti akan terasa sangat emosional bagi seluruh pencinta sepak bola.
 
"Kita semua sepenuhnya menyadari bahwa ini mungkin Piala Dunia terakhir Leo, mengingat usianya. Ini pasti akan membuat Piala Dunia yang istimewa, bukan hanya untuk kami rekan setimnya dan rakyat Argentina, tetapi untuk semua orang di dunia mengingat dia adalah pemain terbaik sepanjang masa," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RIZ)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nezar Patria Tegaskan AI Tak Boleh Ancam Demokrasi
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rieke Diah Pitaloka Dorong Integrasi Data Haji untuk Percepat Perlindungan Jamaah Lansia
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Kemenag Gandeng Ombudsman Cegah Pungli Penerimaan Murid Baru Madrasah
• 8 jam laludisway.id
thumb
Revitalisasi Bahasa Daerah Kota Surabaya Raih Penghargaan Nasional
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Raperda Perlindungan Karst DIY Mulai Dibahas, Sanksi untuk Pelanggar Ikut Dikaji
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.