Impor Indonesia Naik 13 Persen Mencapai 86,51 Miliar USD

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan impor sebesar 13,40 persen (year on year) pada periode Januari–April 2026 mencapai 86,51 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Pudji Ismartini Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS mencatat nilai impor nonmigas naik 12,70 persen menjadi 73,58 miliar dolar AS.

“Nilai impor Indonesia April 2026 mencapai 25,21 miliar dolar AS, naik 22,49 persen dibandingkan April 2025. Demikian pula dengan impor nonmigas naik 14,11 persen menjadi 20,62 miliar dolar AS,” kata Pudji di kantor BPS, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas Januari–April 2026, golongan mesin/peralatan mekanis dan bagiannya mengalami peningkatan tertinggi senilai 1,93 miliar dolar AS (17,91 persen) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara golongan logam mulia dan perhiasan/permata mengalami penurunan terbesar senilai 0,28 miliar dolar AS (9,58 persen).

“Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–April 2026 adalah Tiongkok 30,79 miliar dolar AS (41,84 persen), Jepang 4,15 miliar dolar AS (5,64 persen), dan Australia 4,15 miliar dolar AS (5,64 persen). Impor nonmigas dari ASEAN 11,16 miliar dolar AS (15,17 persen) dan Uni Eropa 4,48 miliar dolar AS (6,09 persen),” ujarnya.

Selama periode Januari–April 2026, seluruh golongan penggunaan barang mengalami peningkatan nilai impor dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan terbesar dialami oleh golongan bahan baku/penolong yang naik 6.461,4 juta dolar AS (11,67 persen), diikuti oleh barang modal 2.735,3 juta dolar AS (19,02 persen) dan barang konsumsi 1.027,8 juta dolar AS (15,68 persen).

Dilihat dari peranannya selama Januari–April 2026, golongan bahan baku/penolong memberikan kontribusi sebesar 71,45 persen (61.816,3 juta dolar AS), diikuti oleh barang modal 19,78 persen (17.114,2 juta dolar AS) dan barang konsumsi 8,77 persen (7.583,9 juta dolar AS). Apabila dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, pada April 2026 nilai impor golongan barang konsumsi meningkat senilai 730,7 juta dolar AS (42,90 persen), golongan bahan baku/penolong meningkat senilai 3.677,4 juta dolar AS (24,56 persen), dan barang modal meningkat senilai 220,6 juta dolar AS (5,64 persen).(lea)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dokumen SPMB Jatim 2026 Dibatasi, Peserta Disarankan Unggah Nilai Tertinggi
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Berita Populer: PHEV dengan EV Range Terjauh; VinFast Lepas Bisnis Pabrik
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Rusia Gempur Ukraina dengan Rudal dan Drone, 11 Orang Tewas
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Rayhan Hannan senang kembali dipanggil timnas senior Indonesia
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Rusia Sebut Pencegatan Kapal Tanker Tagor oleh Prancis di Atlantik sebagai Tindakan Ilegal
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.