Mendikdasmen Minta Sekolah Tak Hanya Banyak Pohon, tapi Juga Tak Boros Listrik

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan program Sekolah Adiwiyata tidak boleh lagi dimaknai sebatas sekolah yang memiliki banyak pohon atau penghijauan semata.

Hal itu disampaikan Mu’ti dalam kegiatan Sosialisasi Pembentukan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) kepada pemerintah daerah mitra INOVASI Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (2/6).

Menurutnya, paradigma Sekolah Adiwiyata kini diarahkan pada pembentukan budaya hidup ramah lingkungan yang lebih menyeluruh, termasuk efisiensi energi dan pengelolaan limbah.

“Kami mengubah juga bahwa sekolah Adiwiyata itu tidak sekadar sekolah yang banyak pohon,” kata Mu’ti.

Ia menilai pendekatan lama terhadap Adiwiyata terlalu berfokus pada simbol fisik penghijauan tanpa membangun kesadaran lingkungan secara utuh di sekolah.

“Paradigma lamanya kan begitu, banyak pohon, tanam ini, tanam itu,” ujarnya.

Karena itu, Kemendikdasmen kini mendorong sekolah Adiwiyata juga harus berkomitmen terhadap efisiensi energi dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Karena itu, aspek dalam sekolah Adiwiyata itu harus ada aspek yang terkait dengan komitmen kita bahwa Adiwiyata itu tidak sekadar banyak pohon tapi boros listrik, tidak sekadar banyak pohon tapi pembuangan limbahnya tidak bersih. Dan ini juga sejalan dengan program kami juga, Sekolah Sehat, yang kami kerjasamakan dengan Kementerian Kesehatan,” lanjutnya.

Mu’ti mengatakan pemerintah juga mengembangkan konsep pengelolaan sampah dari sebelumnya 3R menjadi 4R.

Jika sebelumnya sekolah hanya didorong menerapkan reduce, reuse, dan recycle, kini Kemendikdasmen menambahkan konsep reproduce dalam pengelolaan lingkungan sekolah.

Ia menegaskan lingkungan fisik sekolah harus mendukung kenyamanan belajar murid, mulai dari kebersihan, keasrian, hingga kualitas interaksi sosial di sekolah.

“Sekolah itu menjadi rumah ketika masuk itu sudah lingkungannya asri,” kata Mu’ti.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rayuan Hanania Travel Gaet Korban: Iming-iming Umrah VIP hingga Wisata Luar Negeri
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Nadiem Makarim Kenakan Jaket Gojek saat Tiba di Ruang Sidang
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Dua Mahasiswi FK UNM Terpilih Ikut Program Healthy Longevity Bersama Talenta dari 20 Negara di National University of Singapore
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Saat Kolonel Didin Diminta Menghadap Prabowo…
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying
• 13 menit laluliputan6.com
Berhasil disimpan.