KSP: 50 Ribu WNI Akan Dideportasi dari Malaysia

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menghadiri rapat bersama Komisi XIII DPR RI pada Rabu, 3 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Dudung mengatakan bahwa sebanyak 50 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan dideportasi dari Malaysia.

"Sekitar 50 ribu WNI yang akan dideportasi dari Malaysia ini benar," kata Dudung.

Baca Juga :
Didominasi Malaysia, BPS: 1,25 Juta Wisatawan Mancanegara Kunjungi RI di April 2026
Mobnas Malaysia Ekspansi Pabrik EV hingga 42 Ribu Unit per Tahun, Indonesia Kapan Nih?

Dudung menjelaskan bahwa pemerintah akan berkoordinasi dengan para WNI yang berada di Malaysia untuk melengkapi kesiapan dokumen. Ia menambahkan bahwa sekitar 50 persen lebih WNI bekerja di Malaysia dibandingkan di negara lain.

"Nanti beberapa warga negara kita di luar negeri nanti akan saya koordinasikan untuk dilengkapi masalah dokumennya. Jadi, sebanyak 50 persen lebih WNI banyak yang bekerja di Malaysia dibandingkan di negara lain," kata dia.

Berdasarkan catatan, kata Dudung, pekerja migran Indonesia yang berada di Malaysia pada Januari 2026 mencapai 585 ribu orang.

Pengungkapan praktik pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal
Photo :
  • Dok. Istimewa

"Pada Januari 2026 pekerja migran Indonesia di Malaysia tercatat 585.000 orang," katanya.

Maka itu, Dudung akan melakukan koordinasi dan verifikasi lapangan bersama kementerian lembaga serta KBRI Johor, Malaysia.

"Saya akan melakukan verifikasi lapangan bersama kementerian lembaga terkait dan ke KBRI Johor," pungkasnya.

Baca Juga :
Bojan Hodak Mendadak Latih Klub Malaysia Setelah Pamit dari Persib Bandung, Ini Agendanya
Kemlu Pulangkan 6 WNI Peserta Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya
MGBKI Respons Skandal Dugaan Riset Palsu Libatkan WNI Demi Travel Grant: Pelanggaran Serius

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saksi Bisu Amukan Api di Kemayoran: Ijazah SMA Tinggal Separuh
• 22 jam laludisway.id
thumb
Balas Dino Pati Djalal, Habiburokhman: Tak Etis Mantan Wamenlu Kritik Kinerja Pemerintahan Prabowo
• 1 jam laludisway.id
thumb
Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Bunga Zainal Dampingi Suami Follow Up Laporan Dugaan Penipuan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Kata Dadan Hindayana usai Dicopot dari Kepala BGN: Hak Mutlak Penuh Presiden
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.