Kunjungi Warga Pesisir Laikang, Bupati Takalar: Petani Rumput Laut Harus Jadi Perhatian

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meninjau sekaligus berbincang langsung kehidupan masyarakat pesisir di Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis, 4 Juni.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda monitoring pembangunan dan potensi ekonomi masyarakat di wilayah pesisir.

Dalam kegiatan itu, Daeng Manye didampingi Camat Laikang Marwan, Kasatpol PP Abdul Salam Gau, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pada kesempatan itu, rombongan menyambangi beberapa titik pesisir yang menjadi pusat aktivitas masyarakat nelayan dan pembudi daya rumput laut. Dimana Daeng Manye terlihat berbincang langsung dengan warga yang sedang melakukan aktivitas di kawasan pantai.

Salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah kelompok pembudi daya rumput laut yang selama ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah pesisir setempat.

Mereka melihat langsung proses budi daya rumput laut yang dilakukan warga di perairan pesisir Laikang. Menurutnya, sektor budi daya rumput laut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai sumber pendapatan masyarakat.

Selain melihat aktivitas budi daya, Daeng Manye juga meninjau kondisi sarana pendukung yang digunakan masyarakat pesisir. Ia memperhatikan akses jalan menuju kawasan budidaya yang menjadi jalur utama mobilitas warga.

Dalam kesempatan itu, Daeng Manye mengatakan, pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat pesisir.

“Tadi kami melihat langsung kehidupan masyarakat pesisir di Laikang, termasuk aktivitas pembudi daya rumput laut yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah ini,” kata Daeng Manye.

Menurutnya, keberadaan kelompok pembudi daya rumput laut harus mendapatkan perhatian karena berkontribusi terhadap perekonomian keluarga nelayan. Ia menilai sektor kelautan dan perikanan memiliki peluang besar untuk terus berkembang jika didukung dengan infrastruktur yang memadai.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan sektor pesisir melalui berbagai program pembangunan. Selain meninjau aktivitas masyarakat, Daeng Manye juga melihat kondisi jalan yang menjadi akses utama menuju sejumlah kawasan pesisir.

Menurutnya, infrastruktur yang baik akan memperlancar distribusi hasil budi daya dan hasil tangkapan nelayan.

“Kita ingin masyarakat pesisir memiliki akses yang lebih baik sehingga aktivitas ekonomi mereka dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.

Ia juga meninjau lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan pelabuhan di Kecamatan Laikang. Daeng Manye menyebut kawasan tersebut memiliki posisi yang strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi dan logistik di masa depan.

“Rencana pembangunan pelabuhan ini cukup bagus karena lokasinya sangat strategis dan memiliki potensi besar untuk menunjang aktivitas masyarakat pesisir,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Takalar Nasruddin A, menyebut Kecamatan Laikang merupakan salah satu sentra budi daya rumput laut yang memiliki prospek menjanjikan.

Menurutnya, banyak kelompok pembudi daya yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

“Rumput laut menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat pesisir. Pemerintah terus berupaya memberikan pendampingan agar produktivitas dan kualitas hasil budidaya semakin meningkat,” ujar Nasruddin

Salah seorang pembudi daya rumput laut yang ditemui di lokasi, Daeng Ngintang mengaku senang dengan kunjungan Bupati Takalar ke wilayah mereka.

Menurutnya, perhatian pemerintah daerah memberikan harapan bagi masyarakat untuk memperoleh dukungan yang lebih besar terhadap usaha budi daya yang dijalankan.

“Kami berharap ke depan akses jalan semakin baik dan fasilitas pendukung budi daya juga bisa ditingkatkan sehingga hasil produksi kami semakin maksimal,” katanya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat pembangunan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor kelautan dan perikanan. (mgs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alokasi CPO untuk B50 Diprediksi Naik 2 Juta KL dari Target Awal pada 2026
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Perketat Audit BGN Usai Korupsi Dadan Cs Terbongkar
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Clara Shinta Polisikan Mantan Suami Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Peneliti Oxford Bongkar Dugaan Skandal Pemalsuan Riset di Konferensi Internasional
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Terdakwa Klaim Tak Terima Duit Terkait Dugaan Korupsi Investasi ke TaniHub
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.