Emiten farmasi, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui entitas anak PT Anugrah Argon Medica (AAM), melakukan berbagai strategi untuk efisiensi logistik, menekan biaya operasional, hingga menuju sistem operasional yang lebih rendah emisi dan berkelanjutan. Salah satunya dengan menggunakan kendaraan listrik dalam operasional perseroan.
Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Juliwaty, mengatakan hal tersebut sebagai bagian dari transformasi jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem distribusi yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
“Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kesiapan kami dalam menghadirkan layanan distribusi yang cepat, tepat, dan aman di tengah dinamika kebutuhan pasar. Ini merupakan bagian dari upaya kami mengintegrasikan inovasi secara menyeluruh dalam operasional,” ujar Juliwaty dalam keterangannya, Jumat (5/6).
Hingga 2025, AAM telah mengoperasikan 106 unit motor listrik di 15 cabang yang tersebar di 13 kota. Pengembangan ke kendaraan roda empat dinilai turut memperkuat sistem distribusi berbasis efisiensi energi, sekaligus memperluas dampak operasional rendah emisi.
Sementara itu, AAM juga melakukan optimalisasi rute distribusi, penguatan infrastruktur pendukung, serta peningkatan kapabilitas sumber daya manusia. Hal ini sebagai satu kesatuan sistem yang mendorong efisiensi sekaligus menjaga kualitas layanan.
Direktur PT AAM, Budi Lim, memastikan perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab lingkungan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
“Ke depan, kami akan terus mengembangkan inovasi operasional yang tidak hanya mendorong kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Pada 2025, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) dan entitas anak tercatat telah menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 20 persen dari baseline, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
"Ke depan, PT AAM akan terus memperluas implementasi dekarbonisasi operasional sebagai bagian dari penguatan sistem distribusi yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus mempertegas perannya dalam mendorong praktik distribusi yang lebih bertanggung jawab di industri layanan kesehatan," jelasnya.
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) membukukan laba periode berjalan sebesar Rp 119,32 miliar atau tumbuh 7,4 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini ditopang oleh penjualan farmasi yang mencapai Rp 3,26 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini.





