Bupati Morowali Ciptakan Mesin Pengolah Sampah

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menciptakan mesin pengolah sampah. Mesin yang berfungsi memisahkan sampah basah dan kering secara otomatis tersebut berhasil melalui uji coba perdana.

Mesin tersebut dirancang untuk menyikapi perkembangan pesat di kawasan industri Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Inovasi tersebut dirancang khusus sesuai karakteristik sampah di kawasan industri tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah menyaksikan bersama bahwa sampah basah dan plastiknya bisa terpisah. Saya sangat puas dengan hasil pengujian perdana ini,” kata Iksan, melalui keterangannya, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurut politikus Partai Golkar itu, kemampuan pemilahan sampah menjadi kunci penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif. Terutama di Kecamatan Bahodopi yang mengalami pertumbuhan aktivitas industri dan jumlah penduduk yang sangat cepat.

Baca Juga :

Tekan Volume Sampah, KLH Gaungkan Tobat Ekologis Nasional
Pengembangan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Morowali dan pihak kawasan industri dalam mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama. Terobosan tersebut mendapat apresiasi dari PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). 

Head Department Corporate Social Responsibility (CSR) PT IMIP, Tommy Adi Prayogo, menilai teknologi yang dihadirkan pemerintah daerah sangat sesuai dengan karakteristik sampah di Bahodopi, yaitu didominasi sampah basah.

“Kami melihat ini sebagai inovasi yang sangat solutif dan memang dibutuhkan di Bahodopi. Karakteristik sampah di sini sebagian besar adalah sampah basah, sehingga teknologi ini menjadi solusi yang tepat,” ujar Tommy.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, meninjau langsung uji coba perdana mesing pengolah sampah ciptaannya. Foto: Istimewa.

Ia juga mengapresiasi kemampuan mesin dalam memisahkan sampah organik dan sampah plastik sejak awal proses pengolahan. Menurut dia, teknologi tersebut merupakan langkah maju yang telah lama dinantikan untuk membantu mengatasi persoalan sampah di kawasan industri Bahodopi.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap fasilitas tersebut dapat beroperasi secara optimal dan menjadi model pengelolaan sampah modern yang mampu mendukung kebersihan lingkungan serta keberlanjutan kawasan industri di Morowali.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bakal Hadapi Persidangan, Richard Lee: Saya Akan Mengungkapkan Fakta
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Reza Gladys Menang Lagi di Pengadilan
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menilik Nilai Fantastis Korupsi Makan Bergizi Gratis hingga Pemerasan Imigrasi
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Daya Tampung Siswa Sekolah Rakyat Tahun 2026 Naik 100 Persen
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Semua Kecolongan, Presiden RI Jadi Target Penembakan Saat Salat Ied
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.