Paus Leo Kritik Serangan AS-Israel ke Iran: Tidak Ada Perang yang Adil di Sana

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Paus Leo XIV kembali menyoroti perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Dikatakan Paus Leo, perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran tidak dapat dikatagorikan sebagai 'perang yang adil'.

Menurutnya, konsep yang telah berusia ratusan tahun itu sudah tidak lagi relevan dengan realita peperangan modern saat ini. Pernyataan itu disampaikan Paus Leo saat ditanya terkait apakah konflik Iran dapat dianggap sebagai 
perang yang adil. 

Baca Juga :
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Bangun Kembali Negara-Negara Teluk yang Terdampak Perang
Respons Pedas Menlu Iran Usai Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei: Jangan Berkhayal!

Pertanyaan Paus Leo itu muncul setelah Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menggunakan konsep tersebut untuk membela tindakan militer Washington terhadap Teheran.

"Tidak ada perang yang adil di sana. Masalahnya adalah teori perang yang adil berasal dari berabad-abad lalu, dari masa ketika orang-orang belum bisa membayangkan senjata dan kemampuan penghancuran yang ada saat ini," kata dia dikutip dari laman Anadolu Agency, Minggu 7 Juni 2026.

Pernyataan Paus Leo muncul di tengah laporan mengenai ketegangan yang sebelumnya terjadi antara dirinya dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik Iran.

Di tengah berlanjutnya pertempuran, Paus Leo berulang kali menyerukan penghentian perang dan mengkritik berbagai pernyataan yang menurutnya berpotensi memperburuk eskalasi konflik.

Awal tahun ini, ia bahkan menyebut ancaman Trump yang mengatakan bahwa tidak akan ada lagi peradaban yang tersisa di Iran sebagai pernyataan yang tidak dapat diterima.

Trump kemudian membalas dengan menyebut Paus Leo sebagai sosok yang lemah dan buruk dalam urusan kebijakan luar negeri.

Menanggapi kritik tersebut, Paus Leo menegaskan bahwa dirinya tidak gentar dan akan terus menyuarakan penolakan terhadap perang.

Perang komentar antara keduanya juga memicu reaksi di Italia. Sejumlah pemimpin politik di negara itu mengkritik pernyataan Trump dan menyatakan dukungan terhadap seruan damai yang disampaikan Paus Leo.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, bahkan menyebut komentar yang ditujukan kepada Paus Leo sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.

Baca Juga :
Penembakan di Toledo AS, Sejumlah Warga Terluka
Warga AS Buron Kasus Pelecehan 15 Tahun Ditangkap Imigrasi, Ngumpet dalam Bunker Rumah di Depok
Irlandia Larang Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Masuk ke Negaranya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Makan Siang Bersama Siswa SRMP 17 Tabanan
• 5 jam laludetik.com
thumb
OECD Ramal BI Rate Baru Akan Turun Perlahan pada Awal 2027
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Tugaskan Seskab Teddy Koordinasi Tambah Sekolah Rakyat di Bali
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Ketum Logis 08 Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi Perihal Pengadaan Layanan Notofikasi Perbankan
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Imigrasi deportasi WNA AS buronan kasus pelecehan seksual
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.