HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Semifinal Piala AFF U-19 2026 akan menyajikan duel seru. Timnas Indonesia akan berjumpa Australia di Stadion Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026) besok pukul 20.15 WIB. Australia menjadi lawan yang belum pernah dikalahkan Indonesia di level usia ini. Garuda Muda bersiap membalas dendam atas Australia setelah kekalahan 10 tahun silam.
Sejak AFF U-19 digelar pertama kali pada 2002, Indonesia dan Australia baru bertemu satu kali. Pertemuan itu terjadi pada Piala AFF U-19 2016 di Hanoi, Vietnam. Kala itu, Garuda Muda kalah 1-3 dari The Young Socceroos. Kekalahan itu membuat Indonesia belum pernah menang atas Australia di semua ajang usia muda.
Bahkan di level Piala Asia U-19 (kini U-20), Indonesia menghadapi Australia empat kali, dengan catatan satu imbang dan tiga kalah. Namun, sejarah buruk itu tidak menutup peluang Indonesia meraih kemenangan pada edisi 2026.
Buktinya, Kamboja bisa menahan Australia 2-2. Tentu ada titik lemah lawan yang bisa dimanfaatkan anak asuh Nova Arianto.
Perjalanan Kedua TimGaruda Muda menembus semifinal Piala AFF U-19 2026 dengan status juara Grup A.
Indonesia memastikan tiket fase gugur usai menang tipis 2-1 atas Vietnam pada laga pemungkas grup.
Sebelumnya, mereka mengalahkan Myanmar dan Timor Leste dengan skor identik 3-0.
Kemenangan ini menunjukkan konsistensi dan kesiapan mental tim menghadapi semifinal melawan Australia.
Di sisi lain, Australia juga menjadi juara grup, setelah menang telak 10-0 atas Filipina dan bermain imbang 2-2 dengan Kamboja.
Performa ini menunjukkan bahwa The Young Socceroos tetap menjadi lawan kuat, meski bukan tanpa celah.
Indonesia datang ke semifinal dengan motivasi tinggi mempertahankan gelar juara Piala AFF U-19 2024. Saat itu, tim asuhan Indra Sjafri membawa Arkhan Kaka dan kolega ke podium tertinggi.
Garuda Muda sudah dua kali juara Piala AFF U-19, yakni pada 2013 dan 2024. Nova Arianto menekankan bahwa pengalaman dan strategi matang akan menjadi kunci menghadapi Australia. Ini momen yang tepat untuk menunjukkan bahwa Garuda Muda bisa mengatasi The Young Socceroos.
Dengan sejarah kekalahan yang membekas, laga semifinal ini menjadi kesempatan emas Indonesia untuk membalikkan catatan buruk. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Garuda Muda menyiapkan strategi balas dendam dan mempertahankan supremasi regional. (*)





