Bisnis.com, JAKARTA - Emiten yang bergerak di gas industri, PT Samator Indo Gas Tbk. (AGII) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp35 miliar atau setara Rp11,42 per saham kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Direktur Utama AGII, Rachmat Harsono, menyampaikan bahwa keputusan pembagian dividen ini didukung oleh kondisi keuangan perseroan yang sehat, likuiditas yang memadai, serta telah selesainya sejumlah proyek investasi strategis yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.
"Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp35 miliar atau setara Rp11,42 per saham kepada para pemegang saham," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
Dia menambahkan pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham seiring dengan kuatnya fundamental usaha dan posisi keuangan perseroan.
Dia menyebut perseroan telah melalui fase investasi yang cukup intensif dalam beberapa tahun terakhir untuk memperkuat kapasitas produksi dan jaringan distribusi. Dengan beroperasinya berbagai fasilitas yang telah dibangun, fokus perseroan kini semakin diarahkan pada optimalisasi utilisasi aset dan penciptaan nilai dari investasi yang telah dilakukan.
Hal ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perseroan untuk meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham.
Baca Juga
- Laba Samator Indo Gas (AGII) Tumbuh 4,5 Kali Lipat di Kuartal I/2026
- Samator Gas (AGII) Target Pendapatan Tumbuh 2,5 Kali GDP pada 2026
- Samator (AGII) Bidik Permintaan Gas Industri Panel Surya hingga Baterai EV
Optimisme perseroan juga tercermin dari kinerja operasional yang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026. Pada kuartal I/2026, perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih lebih dari empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut didukung oleh pertumbuhan volume penjualan, peningkatan utilisasi aset operasional, serta berbagai inisiatif efisiensi dan operational excellence yang dijalankan secara konsisten.
Saat ini, lanjutnya, perseroan juga meningkatkan fokus pada pengembangan produk bernilai tambah tinggi, termasuk specialty gas dan solusi gas terintegrasi, guna menangkap peluang pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan kualitas pendapatan pada masa mendatang.
"Ke depan, perseroan akan menjalankan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui optimalisasi aset yang telah terbangun, peningkatan efisiensi operasional, penguatan layanan pelanggan, serta pengembangan produk dan solusi yang memberikan nilai tambahl ebih tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri nasional," imbuhnya.
Dia berharap dengan pondasi bisnis yang kuat, infrastruktur operasional yang luas, dan kinerja yang terus optimistis dapat menciptakan nilai jangka panjang.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





