Seorang pemuda diamankan warga setelah diduga membeli sepeda motor menggunakan uang palsu di Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim). Pelaku telah ditahan di Polsek Duren Sawit untuk diperiksa intensif.
"Sudah kami amankan, sedang dilakukan penyelidikan maksimal," kata Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, Jumat (12/6/2026).
Uang palsu yang dipakai pelaku diduga berjumlah Rp 12 juta. Saat itu pelaku diamankan warga di Jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jaktim.
"Katanya beli motor secara cash on delivery (COD). Setelah uang diperiksa ternyata diduga uang palsu. Korban langsung mengejar, lalu pelaku berhasil diamankan warga sebelum akhirnya dibawa polisi," kata salah seorang warga Duren Sawit, Atikah, dilansir Antara.
Pelaku yang identitasnya belum diketahui itu diduga membeli sepeda motor secara bayar di tempat (cash on delivery/COD). Dalam transaksi tersebut, pelaku menyerahkan uang tunai kepada penjual sebagai pembayaran kendaraan.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, uang yang digunakan pelaku diduga merupakan uang palsu dengan total nilai mencapai Rp 12 juta dalam pecahan Rp50 ribu. Mengetahui dirinya menjadi korban penipuan, pemilik motor langsung berupaya mengejar pelaku
Aksi pengejaran tersebut menarik perhatian warga sekitar yang kemudian ikut membantu mengamankan pelaku. Tak lama setelah berhasil diamankan, pelaku menjadi sasaran kemarahan warga yang kesal atas perbuatannya.
Situasi di lokasi sempat memanas lantaran banyak warga yang berdatangan dan berusaha meluapkan emosi kepada pelaku. Polisi segera tiba di lokasi dan langsung mengambil tindakan cepat untuk menghindari terjadinya aksi main hakim sendiri.
Petugas yang datang ke lokasi tampak berupaya menenangkan warga sekaligus mengamankan pelaku dari kerumunan massa. Setelah situasi berhasil dikendalikan, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Polsek Duren Sawit guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kerumunan warga yang memadati lokasi kejadian sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Kemacetan dilaporkan terjadi di ruas Jalan Pahlawan Revolusi, terutama dari arah Klender menuju Kalimalang karena banyak pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat peristiwa tersebut.
Sementara itu, petugas turut mengamankan barang bukti berupa uang yang diduga palsu senilai Rp12 juta dalam pecahan Rp50 ribu. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal-usul uang tersebut serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
(jbr/mei)





