Wamendagri Bima Tegaskan Lulusan IPDN Harus Siap Jadi Kepala Daerah Masa Depan

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jatinangor, VIVA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong para praja dan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas kepemimpinan sebagai bekal menghadapi peluang menjadi kepala daerah di masa depan.

Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki para praja dalam menjalankan tugas pemerintahan dari level paling bawah menjadi modal berharga yang tidak dimiliki banyak profesi lainnya.

Baca Juga :
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
Wamendagri Bima Tegaskan Sekretariat DPRD Berperan Jaga Harmoni Pemerintahan Daerah

"Jadi kalau berbicara rekam jejak kepemimpinan, maka alumni IPDN lah yang sejatinya siap, dan jangan-jangan paling siap," ujarnya dalam Kuliah Umum Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (18/6/2026).

Bima menjelaskan bahwa pendidikan kepamongprajaan telah melahirkan puluhan ribu aparatur yang mengabdikan diri di berbagai daerah di Indonesia, sejak era APDN, STPDN, hingga bertransformasi menjadi IPDN. Mereka saat ini tersebar dalam berbagai posisi strategis pemerintahan. Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya juga terpilih menjadi gubernur, bupati, dan wali kota.

Menurutnya, capaian tersebut lahir dari proses panjang pengabdian dan pengalaman birokrasi yang ditempuh secara berjenjang melalui berbagai penugasan di lapangan.

Bima menilai pengalaman tour of duty mulai dari lurah, camat, kepala dinas, hingga sekretaris daerah memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, para lulusan IPDN dinilai memiliki fondasi kepemimpinan yang kuat untuk memimpin daerah.

Lebih lanjut, Bima juga mengingatkan bahwa kepala daerah pada masa mendatang akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain harus mampu merespons dinamika geopolitik global yang bergerak cepat, mereka juga dituntut mengawal pelaksanaan program strategis nasional sekaligus memenuhi harapan masyarakat melalui realisasi janji-janji pembangunan di daerah.

"Nah, sekali lagi alumni IPDN semestinya memiliki kapasitas untuk berselancar di tengah tiga tantangan yang tidak mudah ini," tegasnya.

Selain itu, Bima turut menyampaikan harapan besarnya agar para praja IPDN senantiasa merawat semangat pengabdian Bhinneka Nara Eka Bhakti dan teguh menjaga idealisme yang dibangun di kampus hingga titik purna tugas.

Baca Juga :
Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Bonus dari PAD Imbas Banyak yang Kena OTT KPK
Mendagri Bakal Kasih Hadiah ke Kepala Daerah yang Aktif Tekan Inflasi dan Kemiskinan
Tantangan Otonomi Daerah Makin Kompleks, Kemendagri Kebut Desain Besar Penataan Daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rusia Sambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran, Serukan Pencegahan Eskalasi Baru
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rizky Billar Tutup Pintu Damai untuk 6 Akun Penyebar Hoaks Perselingkuhan
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jelang MotoGP 2026, Pemerintah Ungkap Dampak Ekonomi Rp 4,96 T dari Mandalika
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kronologi Balita di Maros Terbakar saat Ditinggal Ayahnya Nobar Piala Dunia
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Kejagung Langsung Tahan Glory Harimas Tersangka Baru di Kasus Tata Kelola MBG
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.