jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin menghadiri puncak Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi di Plaza Selatan Monas, Jakarta, Jumat (19/6) malam.
Dalam kegiatan yang dihadiri ribuan jemaah tersebut, Gus Muhaimin mengikuti pembacaan selawat dan doa bersama Al-Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta Syekher Mania.
BACA JUGA: Gus Muhaimin Menekankan Urgensi Reformasi Skema Pembiayaan
Menurut Gus Muhaimin, Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi menjadi momentum penting untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan para ulama, habaib, masyayikh, guru, pahlawan, dan tokoh yang telah berjasa membangun umat, masyarakat, serta Jakarta.
Gus Muhaimin pun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menggagas penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi secara besar-besaran.
BACA JUGA: Gus Muhaimin Tinjau Langsung Gedung Ponpes Al-Khoziny yang Ambruk di Sidoarjo
"Ide ini sangat luar biasa. Insyaallah dengan ide ini, Pak Gubernur semakin berkah dan sukses memimpin kita semua," kata Gus Muhaimin.
Dia menegaskan haul bukan sekadar agenda seremonial keagamaan.
Menurutnya, tradisi tersebut menjadi sarana untuk menelusuri jejak perjuangan para ulama dan habaib yang telah membentuk karakter bangsa sejak sebelum Indonesia merdeka.
"Kita semua bersyukur atas gagasan pertama kali Pak Gubernur menyelenggarakan Haul Akbar. Sangat akbar, karena yang kita hauli adalah para habaib, para masyayikh, para guru, para pahlawan, dan para tokoh yang berjasa besar membangun Jakarta, membangun umat, dan membangun masyarakat sehingga Jakarta sampai hari ini tetap kuat dan kokoh," ujarnya.
Gus Muhaimin menilai sejarah Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kontribusi para ulama dan habaib yang selama berabad-abad berperan dalam pendidikan, dakwah, perjuangan kebangsaan, serta penguatan moral masyarakat.
"Bangsa ini dibangun jauh sebelum kemerdekaan oleh para ulama dan para habaib. Karena itu, ide ini sangat luar biasa. Insya Allah dengan ide ini Pak Gubernur semakin berkah dan sukses memimpin kita semua," tuturnya.
Acara puncak Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut diisi pembacaan maulid, selawat, doa bersama, dan tausiah yang mengingatkan pentingnya menjaga warisan perjuangan ulama serta habaib dalam memperkuat persatuan umat dan bangsa.
Ribuan jemaah yang memadati kawasan Monas menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat kepada ulama sekaligus kuatnya tradisi keagamaan yang menjadi bagian dari identitas Jakarta dan Indonesia.(kkp/jpnn)
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra




