Pizza Hut Global Ganti Pemilik, PZZA Jelaskan Nasib Waralaba di RI

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) menjelaskan nasib perjanjian waralaba yang berjalan di Indonesia terkait dengan pergantian kepemilikan bisnis Pizza Hut global.

Emiten pengelola jaringan Pizza Hut di Indonesia itu menegaskan operasional tetap berjalan normal di tengah proses transisi prinsipal global.

Manajemen PZZA menjelaskan operasional Pizza Hut di Indonesia tetap berada di bawah naungan perseroan meski induk Pizza Hut global, Yum! Brands Inc., telah menandatangani perjanjian pelepasan bisnis Pizza Hut.

Perseroan menegaskan transaksi di tingkat prinsipal tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional maupun layanan Pizza Hut di Indonesia. Seluruh gerai Pizza Hut Restaurant dan Pizza Hut Delivery (PHD) tetap beroperasi normal, termasuk layanan kepada pelanggan, hubungan dengan mitra usaha, serta implementasi strategi bisnis perseroan.

President Director & Chief Executive Officer PT Sarimelati Kencana Tbk. Boy Lukito mengatakan perseroan menyambut baik langkah strategis Yum! Brands untuk memperkuat posisi Pizza Hut secara global.

Dia memastikan perjanjian waralaba yang dimiliki tetap berlaku dan tidak terdapat perubahan pada struktur kepemilikan, pengendalian, maupun status perseroan sebagai perusahaan publik. Hubungan kerja, dukungan operasional, serta interaksi sehari-hari dengan prinsipal global juga dipastikan tetap berjalan selama masa transisi.

Baca Juga

  • Yum! Brands Lepas Bisnis Pizza Hut, Nilai Transaksi Capai Rp48 Triliun
  • Pengelola Pizza Hut (PZZA) Berbalik Laba Rp24,75 Miliar pada 2025
  • Pengelola Pizza Hut (PZZA) Dirikan Anak Usaha Baru, Masuk Bisnis Bakery

"Kami akan terus berkoordinasi dengan prinsipal selama masa transisi ini dan tetap fokus pada pelaksanaan strategi pertumbuhan di Indonesia, sekaligus memastikan layanan terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (21/6/2026).

Di sisi lain, perseroan menyebut kinerja bisnis Pizza Hut Indonesia terus menunjukkan tren positif. PZZA telah membukukan laba selama enam kuartal berturut-turut sejak kuartal IV/2024, yang mencerminkan berlanjutnya momentum pemulihan bisnis.

Perseroan juga menyambut positif masuknya LongRange Capital sebagai pemilik baru Pizza Hut Global untuk pasar di luar China. Berdasarkan penjelasan prinsipal global, LongRange Capital mengusung strategi yang berfokus pada penguatan operasional, peningkatan pengalaman pelanggan, serta pertumbuhan jangka panjang melalui kemitraan yang erat dengan manajemen dan jaringan franchisee di berbagai negara.

Sebelumnya, Yum! Brands Inc. mengumumkan pelepasan bisnis Pizza Hut Global kepada LongRange Capital dan Yum! China Holdings dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai US$2,7 miliar.

Sarimelati Kencana Tbk. - TradingView

Berdasarkan keterangan resmi Yum! Brands, penjualan Pizza Hut Global kepada LongRange Capital tidak mencakup bisnis Pizza Hut di China. Kepemilikan Pizza Hut China akan dialihkan kepada Yum! China Holdings.

Yum! akan menjual bisnis Pizza Hut Global di luar China kepada LongRange Capital senilai sekitar US$1,5 miliar. Selain itu, Yum! berpeluang memperoleh tambahan pembayaran sebesar US$75 juta pada 2030.

Sementara itu, berdasarkan perjanjian dengan Yum China, Pizza Hut China akan dijual kepada Yum! China Holdings dengan nilai sekitar US$1,2 miliar.

Dari kedua transaksi tersebut, Yum! memperkirakan akan memperoleh hasil bersih sekitar US$2,3 miliar setelah memperhitungkan pajak, penyesuaian penyelesaian transaksi, dan biaya terkait transaksi.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Semeru Aktif Erupsi, Penambangan di Sekitar Gunung Dilarang
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Setelah Venezuela dan Iran, Kini Kuba? Trump: Mungkin Saja
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bupati Nabire Terbitkan Aturan Baru Penyaluran BBM Subsidi, Berlaku Ganjil-Genap dan Wajib Barcode Kendaraan
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Berikan Insentif Pajak 50 Persen untuk Film Nasional Demi Wujudkan Kota Sinema
• 12 menit lalupantau.com
thumb
Usai ziarah Gus Dur dan Bung Karno, Kapolri lanjut ke makam Soeharto
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.