Pengamat Sebut Janji DPR ke Mahasiswa Perlu Dikawal, Ini Alasannya

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik sekaligus Anggota Dewan Nasional Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Jojo Rohi, mengatakan, janji-janji yang disampaikan Pimpinan DPR saat menerima audiensi mahasiswa demonstran harus terus dikawal agar tak menjadi simbolisme politik semata.

Hal tersebut disampaikan Jojo saat menanggapi janji-janji DPR saat menerima demonstran mahasiswa pada Jumat (19/6/2026).

Baca juga: Terbukanya Pagar DPR dan Kabar Kemenangan Mahasiswa

“Tantangan terbesar justru berada pada kemampuan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk terus mengawal komitmen tersebut agar tidak berhenti pada simbolisme politik semata,” kata Jojo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (21/6/2026).

Jojo menilai, janji DPR tersebut bisa menjadi peluang perbaikan, namun, belum bisa disebut adanya keberhasilan.

“Ujian sesungguhnya baru dimulai setelah demonstrasi usai dan sorotan media meredup,” ujarnya.

Baca juga: 4 Kelompok Mahasiswa Satu Barisan Demo di DPR, Wakil Ketua DPR Akhirnya Keluar Temui Massa

Selain itu, Jojo menilai belum ada komitmen bersama antara mahasiswa demonstran dengan pimpinan DPR untuk menyepakati indikator untuk mengukur tuntutan mahasiswa sudah dilaksanakan.

Dia mengatakan, setidaknya ada tiga indikator yang diperlukan yaitu, pertama, apakah DPR segera memanggil kementerian dan lembaga terkait dalam rapat kerja terbuka.

“Kedua, apakah ada rekomendasi atau langkah konkret yang dihasilkan, bukan sekadar pernyataan politik. Ketiga, apakah DPR secara berkala melaporkan perkembangan tindak lanjut kepada publik dan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi tersebut,” ucap dia.

Temui mahasiswa

Pimpinan DPR menemui demonstran mahasiswa yang beraksi di depan gedung wakil rakyat, Jumat (19/6/2026) tadi malam, janji-janji disampaikan.

Pimpinan DPR yang menemui mahasiswa adalah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa.

Baca juga: Di Hadapan Mahasiswa, DPR Janji Hapus Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti

Ada pula Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath, dan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam.

Mereka menemui perwakilan mahasiswa lewat rapat tertutup di Gedung Nusantara di Kompleks Parlemen pada petang hari.

Mahasiswa yang hadir dalam audiensi tersebut berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO, Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, dan sejumlah kampus lainnya.

Baca juga: Di Hadapan Mahasiswa, DPR Klaim Anggaran MBG Bakal Hemat Rp 70 Triliun

Tak lama kemudian, mereka menggelar konferensi pers bersama perwakilan mahasiswa dan Pimpinan DPR menyampaikan janji-janjinya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selanjutnya, Dasco dan Saan melangkah ke luar gedung menemui para demonstran dan berbicara dari atas mobil komando.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Proyek Tol Nirsentuh MLFF Tak kunjung Realisasi, Investor Buka Suara
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Viral Ojol Menangis Saat Motornya Diangkut Dishub, Rano Karno Turun Tangan hingga Petugas Minta Maaf
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Anggota DPR Minta Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Dihukum Maksimal!
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi Selama Libur Sekolah 2026
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.