NTB Menyatakan Siap Jadi Tuan Rumah PON 2028 dengan Dukungan Infrastruktur dan Pengalaman Event Nasional

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyatakan daerahnya siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan Daerah Khusus Jakarta berperan sebagai daerah penyangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal dalam konferensi pers usai rapat konsolidasi persiapan PON 2028 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Ia mengatakan, "Dalam dua tahun terakhir saja, kami sudah melakukan banyak (menggelar kompetisi sebagai) pemanasan sebagai bentuk komitmen kami (untuk menggelar PON 2028)."

Pengalaman Menggelar Event Jadi Modal Kesiapan

Iqbal menyebut NTB telah beberapa kali membuktikan kemampuannya dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar.

Salah satu ajang yang menjadi bukti kesiapan tersebut adalah Festival Olahraga Nasional (FORNAS) 2025.

FORNAS 2025 berlangsung lancar dan dihadiri sekitar 18.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

NTB juga sukses menggelar Pocari Sweat Run 2025 yang diikuti sekitar 9.000 peserta.

Selain itu, NTB telah berpengalaman menjadi tuan rumah MotoGP Mandalika 2025.

Menurut Iqbal, rangkaian penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga tersebut menjadi ajang pemanasan sekaligus uji kemampuan daerah dalam menggelar event berskala nasional.

Infrastruktur dan Konektivitas Diklaim Siap

Iqbal menegaskan fasilitas pendukung penyelenggaraan PON 2028 telah siap untuk digunakan.

Dari sisi transportasi, NTB telah memiliki penerbangan tiga kali sehari menuju sejumlah wilayah di NTT.

Wilayah yang telah terhubung antara lain Labuan Bajo, Tambolaka, dan Waingapu.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan penerbangan menuju Kupang sebagai ibu kota Provinsi NTT.

NTB saat ini juga telah terhubung langsung dengan sejumlah kota besar di Pulau Jawa seperti Malang, Yogyakarta, Banyuwangi, Surabaya, dan Jakarta.

Konektivitas transportasi NTB juga mencakup sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sulawesi.

Dari sisi layanan kesehatan, NTB memiliki Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) yang telah dilengkapi tim medis olahraga bersertifikat internasional.

Fasilitas kesehatan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan atlet dan peserta selama pelaksanaan PON 2028.

Fokus Pemanfaatan Fasilitas yang Sudah Ada

Iqbal mengatakan penyelenggaraan PON 2028 di NTB akan diupayakan tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Langkah tersebut dilakukan agar manfaat ekonomi serta semangat penyelenggaraan PON dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Persiapan arena pertandingan tetap mengikuti arahan pemerintah pusat terkait prinsip efisiensi anggaran.

Pemerintah daerah tidak berencana membangun fasilitas olahraga baru.

Strategi yang dipilih adalah memperbaiki dan meningkatkan kualitas fasilitas yang sudah tersedia.

Menurut Iqbal, pendekatan tersebut dilakukan agar penyelenggaraan PON 2028 tetap efektif, efisien, dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dimiliki daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dasco Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Tak Akan Terulang Lagi
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Penjaga Kos Ungkap Sikap Sehari-hari Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Seluruh Indonesia, Jadi Urat Nadi Ekonomi Rakyat
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
PKH Plus Kembali Disalurkan, Bantu 412 Lansia Kota Kediri Penuhi Kebutuhan di Usia Senja
• 4 jam laluberitajatim.com
thumb
Ali bin Abi Thalib Ungkap Sosok yang Tidak Layak Menjadi Pemimpin
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.