Bagi Veda Ega Pratama bukan soal finis kelima

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Para kru Honda Team Asia antusias menyambut kembali motor dengan nomor 9 berwarna pink ke dalam paddock. Namun, semangat yang sama tidak begitu terlihat dari pembalapnya, Veda Ega Pratama.

Setelah menghentikan laju motor yang baru saja dibawa finis urutan kelima di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko, pada Minggu 21 Juni lalu, Veda turun dari tunggangannya dan langsung berjalan ke dalam ruangan, sedikit tergesa.

Tampaknya adrenalin masih memuncak di kepala Veda setelah pertarungan sengit di antara lima orang pembalap lain di lap terakhir Moto3 seri kesembilan tersebut. Dan lima pembalap lain tersebut semuanya menunggangi motor KTM.

Veda kemudian melepas helm, duduk di kursi paddock, dan tanpa membuang waktu langsung melakukan evaluasi bersama para insinyur dan mekanik. Remaja 17 tahun itu menjelaskan secara rinci apa yang dirasakannya sepanjang balapan, sementara seluruh tim menyimak dengan penuh perhatian.

Lalu, seorang tim media sosial Honda Team Asia membawa handphone untuk merekam Veda. "Give me five," katanya, melambangkan posisi kelima Veda. Tapi putra dari pembalap nasional Supersport 600 Sudarmono itu hanya memberikan ekspresi seadanya memenuhi ajakan "high five" tersebut. Setelah itu, ia kembali larut dalam diskusi dengan para kru.​​​​​​

Veda memang finis di posisi kelima di Brno setelah memulai balapan dari grid ke-20. Padahal, seharusnya ia start dari posisi kedelapan. Hukuman turun 12 posisi harus diterimanya karena dianggap melambat di lintasan saat sesi kualifikasi berlangsung. Meski demikian, ia tetap mampu melesat 15 peringkat selama balapan, sebuah pencapaian luar biasa bagi pembalap yang baru menjalani musim pertamanya di Moto3.

Namun, air muka dan gestur Veda tampak kurang puas dari hasil itu. Anak ini memang benar-benar lapar akan ambisi.

Pada sebuah wawancara pascabalapan, Veda mengungkapkan bagaimana jalannya lomba, dan sedikit mengutarakan apa yang dia rasakan pada kemampuan motor SF250RW. Dia mengatakan, ada aspek yang harus ditingkatkan pada motor Honda yang ditungganginya agar bisa mengimbangi para rival lain di Moto3. Meskipun menurutnya, Honda juga memiliki keunggulan di sisi lain yang bisa dieksploitasi dalam balapan.

Di grid Brno hari itu, Veda berdiri di barisan paling belakang, 20. Dari sana, 19 motor ada di depannya. Lima belas dari 19 motor itu bermesin KTM.

Moto3 musim 2026 adalah dominasi KTM. Dari sepuluh besar klasemen sementara, delapan pembalap menunggangi KTM. Hanya Veda yang ada di peringkat kelima mengendarai Honda, dan Guido Pini di peringkat ke-10.

Setelah lampu merah padam, Veda gaspol pada lap pertama, dari 20 ke posisi 11. Lap demi lap, posisinya naik. Lap tiga, dia sudah di peringkat tujuh. Lap lima, dia masuk ke kelompok yang sedang memperebutkan podium.

Baca juga: Veda Ega Pratama tempati posisi kelima Moto3 GP Ceko 2026

Di sana, dia menemukan dirinya dikelilingi oleh motor-motor KTM, Hakim Danish, Maximo Quiles, dan beberapa nama lain yang sepanjang musim 2026 bergantian merepotkan siapa saja yang mencoba melawan mesin asal Austria itu. Veda adalah satu-satunya Honda di grup itu.

Pada lap keempat dari akhir, catatan lap Veda semakin cepat menjadi 2 menit 04,524 detik. Itu adalah catatan lap terbaik pada race hari itu. Dan itu juga merupakan rekor lap tercepat sepanjang sejarah Moto3 di Sirkuit Brno. Veda mencetak rekor bukan dari posisi terdepan yang bersih tanpa hambatan, melainkan dari dalam kerumunan, saat sedang mengejar.

Di lap terakhir, Veda berada di ekor rombongan depan yang begitu sengit memperebutkan podium. Lima motor di depannya bermesin KTM. Tapi serangan terakhir Veda dilakukan pada dua tikungan sebelum garis finis. Julukan "Rocket Boy" oleh para warganet, atau "Boeing 954" itu benar adanya dan terbukti di lintasan.

Veda tidak menarik tuas rem ketika pembalap di depannya sudah melambatkan laju motor, yang menyebabkan motornya meluncur begitu kencang bak roket di tikungan untuk menyusul pembalap di depan. Dan teknik late brake itu ia gunakan pada dua tikungan terakhir berturut-turut.

Kemunculan Veda yang menusuk tiba-tiba dari belakang itu membuat Alvaro Carpe yang tadinya di urutan kelima harus menggeser sedikit posisi motornya agar tidak terjadi kontak. Veda berhasil menyalipnya. Namun Carpe memacu gas kuat-kuat di samping Veda, dan kalah 0,006 detik saat menyentuh garis finis.

Akhirnya Veda finis kelima. Hakim Danish, rival lamanya sejak Red Bull Rookies Cup yang start dari P14 akibat penalti serupa, menang.

Setelah evaluasi, Veda bicara kepada media. Dia mengakui Honda perlu peningkatan. Bukan keluhan, lebih ke observasi teknis dari seseorang yang paham betul perbedaan antara motor yang menuruti keinginan pembalap dan motor yang harus dikompromikan. Ia juga mengakui bahwa dirinya masih harus banyak belajar dan menimba pengalaman tentang bagaimana seharusnya mengontrol motor, ban, dan strategi menyerang khusus di lap terakhir.

Di papan klasemen sementara, posisinya saat ini di peringkat keenam dengan 82 poin. Dia menjadi pembalap Honda tercepat di Moto3 2026.

Baca juga: Veda Ega amankan tiket Q2 Moto3 Ceko setelah O'Shea didiskualifikasi



Asa Indonesia

Jauh sebelum musim 2026 dimulai, Veda sudah mencuri perhatian internasional bahkan sebelum dia masuk di kelas Moto3. Pada gelaran acara jumpa pers Gresini Racing di Indonesia menjelang GP Mandalika 2025, Carlo Merlini, Marketing Director Gresini Racing, tim yang memperkenalkan motor Ducati pada Marc Marquez, menyatakan ketertarikannya pada Veda.

Di acara yang sama, Alex Marquez, adik dari Marc Marquez, juga turut menyanjung performa Veda. Bukan basa-basi seorang bintang kepada fans lokalnya, melainkan penilaian dari pembalap yang hidupnya dihabiskan untuk membaca siapa yang berpotensi dan siapa yang tidak.

Sebagai seorang debutan, Veda memang mencuri perhatian. Dia finis di urutan kelima di balapan pertamanya pada ajang Moto3 di Buriram Thailand, trek yang belum pernah dijajal sebelumnya.

Satu seri kemudian, Veda kembali mencatat sejarah dengan menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Grand Prix setelah finis ketiga pada GP Brasil.

Tak hanya itu, di GP Spanyol di Jerez, ia juga menorehkan rekor baru dengan mencatat kecepatan puncak 222,2 km per jam, memecahkan rekor sepanjang masa Moto3 di sirkuit tersebut yang sebelumnya dipegang oleh Daniel Holgado.

Banyak yang menilai, Veda adalah potensi paling masuk akal agar Indonesia mencatatkan sejarah pertama kali mengirim wakilnya di ajang utama MotoGP. Rintangannya hanya tinggal waktu.

Dari ketahanan mental dan daya juang dari sembilan balapan Moto3 yang sudah dijalani Veda. Ditambah dengan nyali dan teknik luar biasa untuk melakukan late brake sekaligus mengontrol keseimbangan motor dengan sempurna, keahlian Veda sudah melampaui usia dan batasan motornya.

Dari sembilan balapan Moto3 yang telah dijalaninya, Veda menunjukkan ketahanan mental dan daya juang yang luar biasa. Ditambah keberanian, teknik late braking yang matang, serta kemampuan mengendalikan keseimbangan motor dengan presisi tinggi, keahlian Veda telah melampaui usianya maupun batas performa motornya.

Karena itu, rasa tidak puas yang terpancar setelah finis di posisi kelima pada GP Ceko justru menjadi alasan mengapa masyarakat Indonesia patut memberikan dukungan sepenuh hati kepada Veda Ega Pratama. Ambisinya tidak berhenti pada sekadar meraih poin atau finis di posisi lima besar. Ia selalu menginginkan lebih.

Baca juga: Veda Ega pulang sejenak setelah tiga Lebaran jauh dari keluarga

Baca juga: Veda petik pelajaran dari long lap penalty di Moto3 Hungaria

Baca juga: Veda Ega pecahkan rekor top speed Moto3 di Jerez




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik BGN Tanpa Menyita
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Erick Thohir Ungkap Alasan Timnas Indonesia U-23 Absen di Asian Games 2026
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas, Purbaya Bakal Buru Otak Penyelundupan di Jakarta & Kalbar
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Susunan pemain Inggris vs Ghana, Tuchel ubah dua starter
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Demi Anak-anak, Sarwendah Ambil Langkah Datangi Komnas Perempuan
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.