Liputan6.com, Jakarta - Perguruan tinggi di Indonesia diminta untuk ikut membantu mengatasi masalah sampah di Indonesia. Hal itu sepeeti disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Fauzan.
Menurutnya, hilirisasi riset merupakan langkah penting agar hasil penelitian yang dikembangkan di perguruan tinggi tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Advertisement
"Persoalan sampah saat ini menjadi perhatian nasional dan menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan dan inovasi diharapkan dapat mengambil peran dalam menghadirkan solusi melalui riset dan teknologi," ujar Fauzan, melansir Antara, Rabu (24/6/2026).
Dia mengapresiasi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar karena dinilai berhasil mengembangkan model pengelolaan sampah yang memiliki nilai tambah dan potensi kebermanfaatan bagi masyarakat.
"Berdasarkan data yang terdapat pada Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup, total timbulan sampah di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2024 sudah menyentuh angka 1,21 juta ton," papar Fauzan.




