Jakarta, tvOnenews.com - FIFA resmi membekukan Federasi Sepak Bola Nepal (ANFA) alias PSSI-nya Nepal setelah dianggap ada intervensi pihak ketiga dalam pengelolaan organisasi sepak bola.
Keputusan tegas tersebut diumumkan FIFA dan langsung berlaku efektif sejak Rabu (24/6/2026) waktu setempat. Akibatnya, seluruh aktivitas sepak bola Nepal di level internasional terhenti, termasuk partisipasi tim nasional maupun klub-klub mereka dalam berbagai kompetisi resmi di bawah naungan FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Dalam surat resmi yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, badan sepak bola dunia itu menilai telah terjadi pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA.
"FIFA memutuskan untuk menangguhkan ANFA dengan segera akibat pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA," tulis Mattias Grafstrom dalam pernyataan resmi federasi, dikutip dari The Daily Star, Kamis (25/6/2206).
FIFA menjelaskan bahwa hukuman tersebut dijatuhkan karena adanya campur tangan yang tidak semestinya dari pihak ketiga. Perselisihan antara ANFA dan Dewan Olahraga Nasional Nepal menjadi pemicu utama lahirnya keputusan tersebut.
Sebagai organisasi sepak bola dunia, FIFA memiliki aturan tegas bahwa setiap federasi sepak bola nasional harus beroperasi secara independen tanpa intervensi pemerintah atau lembaga negara lainnya.
Masalah bermula ketika Dewan Olahraga Nasional Nepal menjatuhkan sanksi penangguhan terhadap ANFA selama tiga bulan pada Maret 2026. Saat itu, federasi sedang mempersiapkan proses pemilihan kepengurusan yang sebelumnya telah disepakati bersama FIFA dan AFC.
Walaupun sanksi tersebut kemudian dicabut pada Mei 2026, konflik belum sepenuhnya berakhir. Proses kongres pemilihan yang diwajibkan FIFA terus mengalami penundaan karena berbagai instruksi yang dikeluarkan Dewan Olahraga Nasional Nepal, termasuk dorongan untuk mengubah statuta ANFA sesuai dengan undang-undang pengembangan olahraga nasional.
Situasi tersebut membuat FIFA menilai independensi federasi sepak bola Nepal telah terganggu.
Juru bicara ANFA, Suresh Shah, mengaku sangat prihatin dengan keputusan yang dijatuhkan FIFA dan menyebut federasi kini tengah berupaya mencari solusi agar hukuman tersebut segera dicabut.
"Penangguhan ini merupakan persoalan yang sangat serius. Kami sedang berkonsultasi dengan seluruh pihak terkait untuk mencabut sanksi ini dengan tetap menempatkan masa depan sepak bola Nepal sebagai prioritas utama," ujar Suresh Shah kepada AFP.




