Rawat Soliditas Golkar Jelang Musda, IAS Temui Appi Di Rujab Wali Kota

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pasca menerima diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bergerak cepat menjaga stabilitas dan soliditas internal partai.

Wali Kota Makassar 2004-2014 itu mengaku telah meminta waktu untuk bertemu secara khusus dengan figur kuat Golkar Sulsel lainnya, Munafri Arifuddin (Appi).

Dan akhirnya, IAS dan Appi berhasil bertemu di rujab wali kota Makassar, Jumat malam, 26 Juni 2026.

“Alhamdulillah sudah bertemu. Setelah dari Jakarta (memenuhi panggilan DPP Golkar–red), saya langsung meminta waktu Appi untuk bertemu. Saya menghargai Appi sebagai salah satu kader Golkar yang sedang bersinar saat ini,” ungkap IAS kepada wartawan sesaat setelah pertemuan tersebut.

Appi dan IAS mengobrol santai kurang lebih 30 menit di ruang tamu rujab wali kota. Kedekatan keduanya memang tidak perlu diragukan. Apalagi, IAS adalah Ketua Tim Pemenangan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) pada Pilwalkot 2024 lalu.

Langkah menemui Appi diambil IAS sebagai bagian dari persiapannya menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Selatan IX.

Terkait hasil pertemuan tersebut, IAS mengaku enggan menjelaskannya sepihak. “Insya Allah lebih baik ditanyakan langsung kepada beliau (Appi-red). Yang pasti, saya datang sebagai bentuk penghormatan sesama kader dan menyampaikan ajakan untuk sama-sama memajukan Golkar ke depan,” tegas IAS lagi.

Bagi IAS, keutuhan partai berlambang pohon beringin tersebut di atas segalanya.

​Langkah merangkul semua pihak yang dilakukan IAS ini menegaskan statusnya sebagai politisi senior yang memegang teguh nilai-nilai kultural Sulawesi Selatan.

Dengan mengedepankan sisi sipakatau (saling menghormati), IAS ingin memastikan bahwa kontestasi politik tidak mengorbankan hubungan personal dan soliditas kader.

​”Ini bukan sekadar soal persaingan, tapi bagaimana kita saling menghargai. Hubungan silaturahmi dengan Pak Appi harus terjaga dengan baik, demi Golkar ke depan,” ujar IAS.

​IAS juga menyampaikan harapannya agar Musda Golkar Sulsel IX mendatang tidak menjadi ajang perpecahan.

Sebaliknya, momen tersebut harus menjadi panggung bagi Partai Golkar untuk menunjukkan kelasnya sebagai partai yang matang.

​”Kami berharap Musda mendatang akan menjadi arena bagi Golkar untuk memamerkan kematangan berpolitik dan unjuk soliditas para kadernya kepada masyarakat,” pungkas IAS.

​Dengan adanya rencana pertemuan ini, tensi politik menjelang Musda diharapkan tetap sejuk, sekaligus mengirimkan sinyal positif bahwa Golkar Sulsel siap menghadapi agenda-agenda politik ke depan dengan barisan yang solid. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Tito Sebut Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Dua Mata Pisau Bebas Visa Pariwisata
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Lakukan Ini Sebelum Mengulangi Hubungan Suami Istri
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kasatpol PP Kota Bekasi Diadukan ke DPRD soal Dugaan Pelecehan Anak Buahnya
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Kejagung Perpanjang Penahanan Dadan Cs Selama 40 Hari
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.