Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman dr Icha di Kupang

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah pelayat menghadiri prosesi pemakaman dr Elisa Princilia Utami Pakaenoni atau dr Icha di TPU Liliba, Kota Kupang, NTT, Senin (29/6). Isak tangis keluarga dan rekan kerja dr Icha mengiringi prosesi pemakaman yang digelar secara Katolik.

Dalam prosesi pemakaman, hadir pula perwakilan Ikatan Dokter Timor Tengah Utara (TTU) dan IDI NTT. Ada pula perwakilan dari Kementerian Kesehatan, dr Yuli Farianti, serta perwakilan Rumah Sakit Leona Kefamenanu.

Perwakilan RS Leona Kefamenanu, dr Monika Salim, mengatakan penanganan terhadap pasien gigitan ular oleh dr Icha sudah sesuai SOP medis dan tidak ada kelalaian.

"Saat kejadian, pihak kami (Leona) sudah menjelaskan langsung ke keluarga korban," ungkapnya saat memberikan sambutan.

Menurutnya, dr Icha bukanlah sekadar rekan kerja, tapi seorang pejuang yang selama ini menjadi garda terdepan menyelamatkan nyawa manusia.

"Dokter Icha dokter penuh kasih, berdedikasi tinggi dan bertanggung jawab," ungkapnya.

Minta Kasus Diusut Tuntas

Sementara itu, ayah dr Icha, Gabriel Pakaenoni, mengungkapkan anaknya sempat bercerita mengalami depresi karena intimidasi dan ancaman dari tiga anggota DPRD TTU.

Gabriel lalu memutuskan untuk menjemput dokter Icha dan membawanya ke Kupang guna menjalani proses pendampingan secara psikologi. Namun, sebelum menjalani pendampingan, dokter Icha memilih mengakhiri hidupnya.

"Sebagai ayah, saya minta kasus anak saya diproses agar tidak lagi ada korban ke depannya," harapnya.

Kasus Dokter Icha

Kasus meninggalnya dokter Icha menjadi sorotan publik. Sejumlah perkembangan terungkap, mulai dari dugaan intimidasi oleh tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), penyelidikan polisi, hingga langkah pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan.

Pihak keluarga menduga dokter Icha mengalami depresi berat setelah mendapat intimidasi dari tiga anggota DPRD Kabupaten TTU terkait penanganan seorang pasien yang mengalami gigitan ular hijau. Pasien tersebut merupakan keponakan dari salah satu anggota DPRD itu.

“Mereka dalam keadaan mabuk saat masuk ke ruang UGD,” ungkap Paman dr. Icha, Fabi Banase, Sabtu (27/6).

Fabi menyebut tiga anggota DPRD yang dimaksud ialah Veronika Lake dari PDI Perjuangan, Therensius Lazakar dari Partai Golkar, dan Norbertus Tubani dari PKB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan yang diterima keluarga, dokter Icha didiagnosis mengalami episode depresi berat tanpa gejala psikotik.

“Salah satu di antara mereka berucap dengan nada tinggi, ‘Kau akan bertemu saya di Komisi III’,” tambah Fabi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Krisis di Gaza Berlanjut, Korban Tewas Tembus 73.058 Orang
• 5 menit lalucelebesmedia.id
thumb
Ahli dari Pemerintah di Sidang MK: Skema Kuota Internet Hangus Sudah Adil bagi Konsumen dan Operator
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Populer: Pemerintah Mau Turunkan Harga Gas Industri; Usulan Hapus Pajak JHT
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Di Pelosok Papua, Warga Terpaksa Berkejaran dengan Maut
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Bahlil Pangkas Harga LNG Industri Jadi USD 13 per MMBTU, HGBT dan Non-HGBT Tetap
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.