Viral Diduga Terlantar di Lamongan, Warga Gresik Hendak Dijemput Dinsos Malah Menghilang

beritajatim.com
2 jam lalu
Cover Berita

Gresik (beritajatim.com) – Seorang warga Gresik yang diduga hidup terlantar seorang diri di Kabupaten Lamongan memicu perhatian publik. Menindaklanjuti laporan yang viral di media sosial, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik langsung bergerak melakukan penjemputan.

Namun, setibanya di lokasi, petugas justru dibuat kebingungan. Pria yang hendak dievakuasi ternyata sudah tidak berada di tempat.

Laporan tersebut bermula dari unggahan akun media sosial @purnomopolisibaik pada 27 Juni 2026. Dalam video itu, Purnomo meminta Pemkab Gresik segera turun tangan membantu warga yang diduga hidup terlantar dan sebatang kara di wilayah Lamongan.

Merespons laporan tersebut, Tim URC Dinsos Gresik mendatangi lokasi di padepokan milik Pak Purnomo pada Minggu (28/6/2026). Sebelum berangkat, petugas juga telah berkoordinasi agar proses penjemputan berjalan lancar.

Namun, harapan itu pupus ketika pria yang dimaksud sudah meninggalkan lokasi. “Saat kami sudah sampai di lokasi, ternyata warga Kabupaten Gresik yang dilaporkan terlantar sudah tidak ada di tempat. Kami sudah berkoordinasi dengan Ipda Purnomo untuk melakukan penjemputan, tetapi yang bersangkutan sudah meninggalkan lokasi,” kata Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Arifiyanto, Senin (29/6/2026).

Meski gagal melakukan evakuasi, Dinsos Gresik memastikan pencarian tidak dihentikan. Petugas akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, pekerja sosial (Peksos), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk melacak keberadaan pria tersebut.

Tak hanya itu, asesmen juga akan dilakukan guna memastikan kondisi sosial yang bersangkutan, termasuk menelusuri informasi bahwa rumahnya telah dijual sehingga kini tidak lagi memiliki tempat tinggal.

“Dari keterangan TKSK Kecamatan Driyorejo, yang bersangkutan memang sudah tidak punya rumah. Rumahnya dijual, dan saudaranya tidak ada,” jelas Alfi.

Terkait hal ini, Dinsos Gresik telah menyiapkan langkah penanganan. Pria tersebut akan mendapatkan perlindungan sosial melalui rehabilitasi di Panti Jompo Bringkang Menganti atau panti milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sesuai hasil asesmen.

Dinsos Gresik juga mengapresiasi Ipda Purnomo yang telah menyampaikan informasi kepada pemerintah sehingga penanganan terhadap warga yang membutuhkan bantuan sosial dapat segera dilakukan. [dny/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sewa Helikopter ke Cianjur, Anggota KPU Disidang DKPP Hari Ini
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Maybank Indonesia (BNII) Akan Jadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK)
• 48 menit laluidxchannel.com
thumb
Panas Ekstrem di Prancis, Kamar Jenazah Paris Penuh karena Banyaknya Korban Jiwa
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Pertamina: Antrean Biosolar di SPBU Jatim Mulai Terurai Pada Senin, Stok BBM Dipastikan Aman
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Australia-Vanuatu Sepakat Larang Pangkalan Militer Asing di Negara Pasifik
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.