HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar tidak hanya mengandalkan satu langkah dalam mengatasi krisis air bersih yang selama ini dikeluhkan masyarakat, khususnya di wilayah utara kota.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengatakan pihaknya menjalankan tiga strategi utama secara bersamaan untuk meningkatkan pasokan air sekaligus menormalkan distribusi kepada pelanggan.
“Jadi, dalam mengantisipasi krisis air bersih di Kota Makassar ini, kami tidak hanya punya satu solusi, tetapi tiga solusi yang dijalankan secara paralel,” sebut Andi Syahrum.
Langkah pertama adalah mengoperasikan kembali pompa intake yang mengambil air baku dari Waduk Nipah-Nipah melalui jalur Manggala.
Pengoperasian pompa tersebut diproyeksikan mampu menambah debit air sekitar 300 liter per detik sehingga suplai ke wilayah utara, termasuk kawasan Kerung-Kerung, dapat meningkat.
Strategi kedua dilakukan melalui penyambungan jaringan pipa dari kawasan Macini Sombala menuju wilayah yang selama ini mengalami kekurangan pasokan.
Jalur tersebut dipilih karena memiliki debit air yang lebih besar sehingga diharapkan dapat membantu distribusi air ke kawasan utara menjadi lebih optimal.
“Yang kedua adalah penyambungan pipa dari Macini Sombala. Di sana debit airnya cukup besar sehingga bisa membantu menambah pasokan ke wilayah utara dan Kerung-Kerung,” jelasnya.
Sementara strategi ketiga ialah pengerukan saluran air baku yang menghubungkan kawasan Manggala hingga Waduk Nipah-Nipah.
Pengerukan dilakukan untuk memperlancar aliran air menuju instalasi pengolahan sehingga kapasitas produksi air bersih dapat meningkat.
Menurut Andi Syahrum, pekerjaan tersebut sangat penting karena saluran air baku sudah puluhan tahun tidak pernah dikeruk.
“Menurut informasi warga di sekitar lokasi, saluran air baku itu terakhir dikeruk sekitar tahun 1979. Artinya, hampir 50 tahun baru kali ini dilakukan pengerukan kembali. Ini menjadi salah satu langkah penting untuk memperlancar aliran air baku,” terangnya.
Dia optimistis kombinasi tiga langkah tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan layanan PDAM, mengurangi keluhan pelanggan, sekaligus mempercepat pemulihan distribusi air bersih di wilayah utara Kota Makassar yang selama ini kerap mengalami krisis pasokan, terutama saat musim kemarau.
“Selain meningkatkan debit air, kami Plt Direksi PDAM juga menargetkan perluasan jaringan distribusi dan pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani, seiring membaiknya ketersediaan air baku,” tukasnya. (*/)





