Aipda Yudhi Tewas dalam Penggerebekan Bandar Narkoba, Bareskrim Turunkan Tim ke Katingan

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Bareskrim Polri menerjunkan tim taktis ke Kalimantan Tengah untuk memburu jaringan narkotika pelaku penyerangan polisi, sekaligus mempercepat pencarian dua anggota Polres Katingan yang masih hilang pasca-penggerebekan.

Keputusan intervensi penuh ini diambil menyusul gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di wilayah hukum Polres Katingan, Kalimantan Tengah.

BACA JUGA: Kabar Terkini Briptu Khairul Korban Penembakan saat Penggerebekan Bandar Narkoba

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan bahwa selain seorang personel gugur, terdapat dua personel lainnya, yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, yang belum ditemukan dalam operasi tersebut.

Ia pun memastikan akan memberikan dukungan dalam mencari kedua personel yang hilang.

“Kami akan melakukan back u??????p penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” ucapnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Eko menegaskan setiap operasi pemberantasan narkotika akan dievaluasi agar seluruh personel memiliki kesiapan maksimal dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

"Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang, mulai dari perencanaan operasi, pemetaan potensi ancaman, hingga kekuatan personel dan perlengkapan. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika,” ucapnya.

Ia turut menyampaikan ucapan belasungkawa atas gugurnya Aipda Yudhi saat bertugas memberantas peredaran narkotika.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, meninggal dunia dan dua personel lainnya dilaporkan belum ditemukan saat mengikuti operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kamis dini hari.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menjelaskan, operasi diawali dengan penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku.

Namun, situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan berlangsung.

Dodik menjelaskan, perlawanan tersebut kemudian memicu datangnya warga lain ke lokasi sehingga situasi menjadi tidak terkendali. Personel kepolisian yang bertugas berupaya mengamankan diri sekaligus mengendalikan keadaan.

Dalam insiden itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Satresnarkoba Polres Katingan. Sementara dua personel lainnya hingga kini masih dalam pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai.

"Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya," ujarnya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Saksi di Sidang Praperadilan Roy Suryo
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Kejari Maros Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkotika hingga Rokok Ilegal
• 12 jam laluharianfajar
thumb
BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis asal Thailand, 12 Orang Ditangkap
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Petugas BNN hingga Bea Cukai Terlihat di Gudang Diduga Tempat Produksi Narkotika di Gresik
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Harga Pangan Hari Ini 2 Juli, Harga Cabai dan Bawang Merah Lanjut Turun
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.