JAKARTA, DISWAY. ID-- Pemerintah Indonesia menunjuk Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Teheran, Roliansyah Soemirat untuk menghadiri rangkaian upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
"Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI di Tehran," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Yvonne Mewengkang kepada wartawan, Minggu, 5 Juli 2026.
BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Rp100 Juta Cicilan 1-5 Tahun, Syarat dan Cara Pengajuan Pahami untuk Ajukan Modal
Yvonne mengatakan pihak Iran telah diberitahu mengenai keputusan tersebut.
Pada 2 Juli 2026, Pemerintah Iran juga menyampaikan kepada seluruh perwakilan diplomatik di negara itu bahwa rangkaian penghormatan resmi akan dihadiri oleh pejabat tinggi pemerintah pusat.
Yvonne mengatakan, Dubes RI di Tehran menghadiri acara penghormatan tersebut pada Sabtu pagi waktu setempat.
BACA JUGA:Kronologi Penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat, Kunjungan Akhirnya Berlangsung Aman
"Pada 4 Juli pagi waktu Tehran, Dubes RI telah hadir dalam acara penghormatan dan doa bersama bagi jenazah almarhum yang disemayamkan di Grand Mosalla, Tehran," ujar Yvonne.
Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Iran, rangkaian acara penghormatan kepada almarhum akan berlangsung sejak 3 hingga 9 Juli di berbagai kota di Iran dan Irak.
"Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di kota Mashhad pada 9 Juli," tutupnya.
BACA JUGA:Promo Superindo Terbaru Hari ini 5 Juli 2026, Beli Rinso Deterjen Rp14.900 di Awal Bulan
Sebagai informasi, secara resmi memulai prosesi pemakaman umum untuk mendiang pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang akan berlangsung selama enam hari.
Demikian laporan televisi pemerintah Iran pada hari Sabtu, 4 Juli 2026 pagi, dengan prosesi yang akan berlanjut di Irak sebelum pemakamannya.
Dilansir kantor berita AFP, Sabtu, 4 Juli 2026 ribuan pelayat yang membawa spanduk merah, simbol yang terkait dengan seruan balas dendam, berkumpul di halaman Grand Mosalla di Teheran, ibu kota Iran, menjelang kedatangan peti mati Khamenei.
Mereka meneriakkan "matilah Amerika" dan "balas dendam, balas dendam.





