Apple tuduh OpenAI curi rahasia dagang perusahaan

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Amerika Serikat (ANTARA) - Apple mengajukan gugatan terhadap OpenAI pada Jumat (7/7), menuduh perusahaan kecerdasan artifisial itu mencuri rahasia dagang perusahaannya untuk mengembangkan perangkat keras sendiri.

Menurut warta The Guardian pada pada Jumat (7/7), Apple dalam gugatannya menyatakan bahwa OpenAI merekrut karyawan-karyawan Apple dan membujuk mereka untuk menyerahkan materi rahasia, desain produk, serta informasi lain yang sangat dilindungi oleh perusahaan.

"Baru-baru ini, muncul bukti signifikan yang menunjukkan bahwa individu yang bekerja di OpenAI secara tidak sah mengambil informasi rahasia dan bersifat pribadi milik Apple terkait teknologi, proses, dan produk kami yang belum dirilis," kata juru bicara Apple.

Drew Pusateri selaku juru bicara OpenAI mengatakan bahwa perusahaannya sedang meninjau dokumen gugatan yang diajukan ke pengadilan.

"Kami tidak tertarik pada rahasia dagang perusahaan-perusahaan lain," katanya.

"Kami tetap fokus membangun teknologi inovatif yang memberdayakan orang-orang dimanapun," ia menambahkan.

Baca juga: Pemimpin pengembangan Apple Vision Pro Paul Meade pindah ke OpenAI

Gugatan Apple terhadap OpenAI menunjukkan perubahan haluan tajam dalam hubungan kedua raksasa teknologi tersebut, yang mengumumkan kerja sama besar pada 2024.

Berdasarkan kesepakatan itu, Apple mengintegrasikan chatbot OpenAI, ChatGPT, ke dalam sistem operasi iPhone, iPad, dan Mac.

Namun, ketika Apple memperkenalkan pembaruan asisten suara Siri bulan lalu, komponen AI yang digunakan justru berbasis model AI Gemini milik Google, bukan ChatGPT.

Ketegangan antara kedua perusahaan mulai muncul tahun lalu, ketika OpenAI mengeluarkan dana 6,4 miliar dolar AS (Rp115,7 triliun) untuk mengakuisisi perusahaan rintisan perangkat keras yang didirikan oleh mantan pakar desain Apple, Jony Ive.

Perusahaan rintisan milik Ive, io Products, juga disebut dalam gugatan Apple.

"Bisnis perangkat keras OpenAI yang masih dalam tahap awal kini berdiri di atas fondasi yang sangat rapuh, rusak hingga ke akarnya akibat ketergantungan ilegal pada rahasia dagang yang diperoleh secara tidak sah," demikian antara lain pernyataan Apple dalam dokumen gugatannya.

Baca juga: Apple kembangakan aplikasi internal mirip ChatGPT untuk iPhone

Dalam gugatan yang diajukan, Apple menuduh beberapa mantan karyawannya yang bergabung dengan OpenAI membawa rahasia dagang perusahaan.

Tang Yew Tan, kepala divisi perangkat keras OpenAI dan mantan wakil presiden Apple, disebut dalam gugatan tersebut.

Apple menuduh Tan membawa informasi mengenai pemasok Apple ke OpenAI dan mendorong para kandidat pekerja OpenAI untuk mengungkap informasi rahasia perusahaan.

Dalam dokumen gugatan, Apple menuduh dia telah mengarahkan kandidat pengisi pekerjaan yang masih bekerja di Apple untuk membawa "komponen asli" dari Apple saat wawancara mereka untuk sesi "tunjukkan dan jelaskan", di mana dia dan timnya di OpenAI dapat memperoleh lebih banyak informasi rahasia Apple.

Chang Liu, mantan karyawan Apple lainnya yang disebut dalam gugatan dan kemudian bekerja di OpenAI, dituduh membawa laptop Apple saat meninggalkan perusahaan.

Apple menyatakan bahwa Liu menggunakan celah autentikasi untuk menembus jaringan internal perusahaan dan mengunduh "puluhan berkas rahasia Apple yang berkaitan dengan perangkat keras."

"Tim kami terus mengembangkan teknologi terobosan untuk menciptakan produk dan layanan terbaik di dunia, dan melindungi pekerjaan serta kekayaan intelektual mereka adalah sesuatu yang kami anggap sangat serius," kata juru bicara Apple.

Apple dalam gugatan yang diajukan menuntut ganti rugi serta perintah pengadilan yang akan mencegah OpenAI memiliki atau menggunakan rahasia dagang milik perusahaan.

Baca juga: Perusahaan milik Elon Musk gugat Apple dan OpenAI

Baca juga: OpenAI beli perusahaan perangkat keras milik mantan pejabat Apple


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wajib Pungut Non-Pemerintah: Tugas Negara yang Dibebankan ke Rakyat
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pengamat yakin B50 bisa perkuat ketahanan energi Indonesia
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mundur, Kejagung: Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah
• 15 jam laludisway.id
thumb
Live Streaming Perempat Final Piala Dunia 2026 Norwegia vs Inggris: Misi Thomas Tuchel Mematikan Mesin Gol Erling Haaland
• 1 jam laluharianfajar
thumb
BNPB Pastikan Karhutla di Ponorogo dan Situbondo Berhasil Dipadamkan
• 16 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.