MBG Aktif Kembali, Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Cirebon Naik

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON —  Sejumlah harga pangan di Kabupaten Cirebon kembali mengalami kenaikan pada Senin (13/7/2026), bertepatan dengan hari pertama dimulainya kembali pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sempat dihentikan selama masa libur sekolah. 

Kenaikan terutama terjadi pada komoditas hortikultura dan protein hewani, sementara harga beras masih bertahan stabil.  

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS),  harga di Kabupaten Cirebon, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp54.250 per kilogram. Disusul cabai rawit hijau Rp51.800 per kilogram, cabai merah besar Rp46.350 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp41.750 per kilogram. 

Harga bawang merah tercatat Rp44.650 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp42.500 per kilogram.  

Di kelompok protein hewani, daging ayam ras segar diperdagangkan pada kisaran Rp34.600 per kilogram. Telur ayam ras segar berada di level Rp24.650 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I mencapai Rp156.950 per kilogram dan daging sapi kualitas II sebesar Rp148.050 per kilogram.  

Berbeda dengan komoditas hortikultura dan protein hewani, harga beras relatif tidak mengalami perubahan. 

Baca Juga

  • Harga Pangan Hari Ini, Jumat 10 Juli: Harga Gula & Bawang Putih Kompak Naik
  • Harga Pangan Hari Ini Kamis, 9 Juli: Cabai Masih Turun, Beras Stabil di Pasar Tradisional
  • Harga Pangan Hari Ini 8 Juli: Harga Beras Stabil, Cabai & Bawang Turun

Beras kualitas bawah I dijual Rp14.150 per kilogram, kualitas bawah II Rp13.600 per kilogram, kualitas medium I Rp15.400 per kilogram, kualitas medium II Rp14.750 per kilogram, kualitas super I Rp17.100 per kilogram, serta kualitas super II Rp16.000 per kilogram. 

Kondisi tersebut menunjukkan harga beras masih berada dalam kondisi stabil pada awal pekan.  

Komoditas lain yang juga terpantau stabil ialah minyak goreng dan gula pasir. Harga minyak goreng curah tercatat Rp21.350 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp23.300 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp22.700 per liter. 

Adapun gula pasir premium diperdagangkan Rp19.300 per kilogram dan gula pasir lokal Rp18.350 per kilogram.  

Pergerakan harga tersebut terjadi bersamaan dengan dimulainya kembali pelaksanaan MBG pada Senin (13/7/2026) setelah sempat diliburkan selama masa libur sekolah. 

Selama periode penghentian sementara program, sejumlah komoditas, terutama daging ayam dan telur, tercatat mengalami penurunan harga akibat berkurangnya permintaan dari dapur penyedia makanan program tersebut. 

Program MBG kemudian kembali berjalan mulai 13 Juli 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.  

Berdasarkan pantauan harga tersebut, cabai masih menjadi komoditas dengan nilai jual tertinggi di pasar, diikuti bawang dan daging sapi. Sementara itu, beras, minyak goreng, dan gula pasir masih menunjukkan stabilitas harga dibandingkan komoditas lainnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tan Kian Bos Century Properties Group Masih Saksi di 3 Kasus Dugaan Korupsi Libatkan Eks Jampidsus Febrie
• 6 jam laludisway.id
thumb
Profil Tan Kian, Konglomerat yang Ikut Diperiksa dalam Kasus Korupsi Batu Bara, Namanya Sempat Disebut Febrie Adriansyah
• 9 jam lalugrid.id
thumb
67,6 Persen Balita Masih Konsumsi Kental Manis, CISDI: Alarm Darurat Bagi Pemerintah
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
BKN Prihatin ASN Ikut Kena OTT Kepala Daerah oleh KPK, Ingatkan Hal Ini
• 2 jam laludetik.com
thumb
Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Turun ke Titik Terendah usai Serangan AS-Iran
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.