JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara menargetkan penanganan tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan, rampung dalam waktu tujuh hingga 10 hari dengan estimasi sekitar 30 rit pengangkutan.
Kepala Seksi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Sudin LH Jakarta Utara Ardiyanto mengatakan, tiga unit dump truck, satu unit alat berat, dan 10 personel dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah.
"Kami bekerja secara intensif dengan mengoptimalkan seluruh armada, alat berat, dan personel di lapangan. Targetnya, tumpukan sampah dapat ditangani dalam waktu 10 hari sehingga kondisi TPS kembali normal dan pelayanan kebersihan kepada warga berjalan dengan baik," ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/7/2026).
Baca juga: Sudah Puluhan Kali Lapor ke JAKI, tapi Sampah Tidak Diangkut Semuanya
Jumlah armada pengangkut akan ditambah mulai Rabu (15/7/2026) untuk mempercepat proses pengangkutan.
Penanganan tumpukan sampah tidak akan efektif apabila hanya mengandalkan pengangkutan.
Ia pun meminta pengelola Rusun Waduk Pluit untuk membenahi sistem pengelolaan sampah di lingkungan rusun.
"Pengelola perlu memiliki target pengurangan sampah penghuni, memastikan kontainer sampah berfungsi optimal, dan menjaga agar sampah tidak dibuang sembarangan di luar tempat yang telah disediakan,” tegas dia.
Sementara penghuni Rusun Waduk Pluit perlu memilah sampah dari rumah agar sehingga volume sampah yang masuk ke TPS dan harus diangkut ke tempat pemrosesan akhir dapat berkurang.
“Penanganan oleh DLH harus didukung tanggung jawab pengelola dan partisipasi masyarakat. Dengan mengurangi, memilah, dan menempatkan sampah secara tertib, kebersihan lingkungan rusun dapat dijaga secara berkelanjutan,” tambah dia.
Diketahui, sampah di TPS Rusun Waduk Pluit menumpuk hingga meluber ke luar area TPS.
Pengamatan Kompas.com di lokasi pada Senin (13/7/2026), sampah yang berada di dalam bangunan TPS terlihat sudah penuh hingga menumpuk setinggi sekitar dua meter.
Baca juga: Sampah di Rusun Waduk Pluit Jakut Menggunung, Truk Pengangkut Banyak yang Rusak
Akibatnya penuhnya bangunan, sampah-sampah tersebut terlihat meluber keluar hingga menutupi jalan.
Sampah-sampah tersebut terdiri dari sisa makanan, kantong plastik, styrofoam, hingga puing kayu.
Bau busuk menyengat dari tumpukan sampah itu, bahkan tercium dari jarak sekitar 10 meter.
Terlihat beberapa kambing mengais di sampah yang tumpah keluar dari bangunan. Tak hanya itu, kerumunan lalat juga memenuhi tumpukan sampah tersebut.





