Konsumsi BBM Medan Naik hingga 10 Persen, Pertamina Tindak Tegas Awak Tangki Pelanggar Aturan

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, TANIMBAR - PT Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum sopir mobil tangki yang terbukti melakukan pelanggaran di wilayah Sumatera Utara.

Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tidak terganggu oleh tindakan oknum tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA: Perkuat Distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Gandeng General Maintenance Mobil Tangki FAW

"Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi BBM. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Tanimbar, Maluku, Rabu.

Kitty mengatakan penegakan disiplin merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga keamanan, keselamatan, dan kualitas layanan distribusi BBM.

BACA JUGA: Salurkan Pasokan BBM di Sumatra, Pertamina Patra Niaga Kerahkan Awak Mobil Tangki Lintas Pulau

Pertamina Patra Niaga memastikan langkah tersebut tidak mengganggu operasional. Saat ini, distribusi BBM ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Medan telah berjalan normal dan stok BBM dalam kondisi aman.

Pertamina mencatat kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Medan, Sumatera Utara, meningkat 5-10 persen dibandingkan dengan rata-rata harian.

BACA JUGA: Penjelasan Pertamina Patra Niaga soal Insiden Mobil Tangki BBM di Tangerang

Peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran yang mendorong kenaikan mobilitas.

Pertamina merespons dengan percepatan penguatan kapasitas distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.

Sebagai langkah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga menambah 10 unit mobil tangki operasional, 30 unit mobil tangki spot charter, serta memperkuat personel distribusi dengan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat dan dukungan 16 personel dari Bekangdam.

Perusahaan juga terus melakukan pembinaan dan penindakan atas pelanggaran disiplin terhadap seluruh mitra operasional guna memastikan proses distribusi berjalan sesuai standar keselamatan, kepatuhan, dan keandalan.

Selain itu, operasional Fuel Terminal Medan dan sejumlah SPBU dioptimalkan selama 24 jam untuk mempercepat penyaluran BBM ke masyarakat.

Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Pada 14 Juli 2026, realisasi penyaluran 104 persen dari target harian, dengan pengoperasian 149 unit mobil tangki atau 115 persen.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Rini Sampaikan Capaian Kinerja Kementerian PANRB TA 2025 di Rapat Kerja DPR RI
• 9 menit laludisway.id
thumb
Pemprov DKI Tindaklanjuti Usulan Pengadaan TPA di Pulau Kelapa
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tabel Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Rabu 15 Juli 2026 & Besaran Pajaknya
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Prospek Komoditas Mulai Terbelah, Saham Batu Bara hingga Logam Jadi Unggulan
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Mensos Siapkan Hunian Sementara dan Perawatan Kesehatan untuk Anak Sayuti Melik
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.