Macet Di Kawasan Batu Putih Dan Botlem Saat Kembalikan Formulir, IAS Mohon Maaf

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pendaftaran Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan sempat memicu kemacetan parah di sejumlah ruas jalan Kota Makassar, Jumat siang. Terkait hal tersebut, IAS secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan.

Kemacetan terpantau terjadi di kawasan Jalan Batu Putih dan Jalan Boto Lempangan (Botlem). Kepadatan lalu lintas ini dipicu oleh membludaknya rombongan kader dan simpatisan yang ikut mengantarkan IAS untuk mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor DPD I Golkar Sulsel.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Makassar atas ketidaknyamanan dan kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan menuju lokasi pendaftaran,” ujar IAS.

Arus lalu lintas mulai padat di kawasan Jalan Batu Putih lantaran rombongan bergerak start dari kediaman pribadi IAS sekitar pukul 14.00 WITA, sesaat setelah pelaksanaan ibadah salat Jumat.

IAS mengungkapkan bahwa kepadatan ini di luar kendalinya karena tingginya antusiasme para kader yang ingin mengawal langsung proses pendaftaran tersebut. Padahal, sebelumnya IAS mengaku sudah memberikan instruksi agar jumlah massa yang ikut dibatasi demi menjaga ketertiban umum.

Dalam pendaftaran ini, IAS tidak datang sendiri. Ia dikawal langsung oleh kekuatan penuh, termasuk 22 Ketua dan Sekretaris DPD II Golkar tingkat kabupaten/kota se-Sulsel.

Selain itu, tampak hadir pula perwakilan dari 10 organisasi kemasyarakatan (ormas) serta lembaga gabungan pendiri, yang didirikan, hingga organisasi sayap Partai Golkar. Rombongan besar inilah yang kemudian memadati area sekitar Kantor DPD I Golkar Sulsel di Jalan Boto Lempangan hingga menyebabkan arus kendaraan merayap. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hong Kong Salip Singapura, Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026
• 11 jam laludisway.id
thumb
5 Penyebab Harga Emas Naik dan Turun sepanjang Juli 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Kronologi Pembunuhan Wanita di Sukabumi yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Jati, Berawal dari Cekcok Masalah Uang
• 4 jam lalugrid.id
thumb
DPR Pertanyakan Pengadaan Kipas Angin Rp 1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih: di E-Commerce Rp 300 Ribuan per Unit
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.