Sebut Regulasi-Peraturan Indonesia Terlalu Banyak, Presiden Prabowo: Kita Harus Sederhanakan

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, namun tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

Sebut Regulasi-Peraturan Indonesia Terlalu Banyak, Presiden Prabowo: Kita Harus Sederhanakan

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan digitalisasi layanan pemerintahan, termasuk percepatan implementasi Single National Identity Card sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Prabowo menyebut Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, namun tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Tugaskan BRIN Temukan Sumber Air Baru

“Kita yakin berada di arah yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak,” kata Prabowo, Selasa (21/7/2026). 

Sebagai langkah perbaikan, Prabowo menegaskan pentingnya menyederhanakan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah, kata dia, tengah merintis digitalisasi pemerintahan melalui GovTech dan berbagai program transformasi digital lainnya.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih untuk Berantas Penyelewengan

“Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan. Kita akan mulai melaksanakan atau sudah merintis ke arah digitalisasi pemerintahan, dengan GovTech, dengan program-program lainnya,” katanya.

Prabowo juga berharap implementasi Single National Identity Card dapat segera direalisasikan agar layanan publik menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:
Prabowo: Indonesia Punya Sistem Perlindungan Sosial Salah Satu Terkuat di Dunia

“Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya. Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo menilai Indonesia telah memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat sebagai hasil pembangunan yang berkesinambungan.

“Salah satu prestasi kita adalah bahwa sekarang kita memiliki sistem perlindungan sosial yang menurut saya, merupakan salah satu yang terkuat di dunia,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan merupakan hasil estafet kepemimpinan nasional dari para presiden sebelumnya. Menurutnya, tugas pemerintah saat ini adalah melanjutkan, membangun, dan menyempurnakan fondasi yang telah ada.

“Saya selalu mengakui ini adalah long march semua dari Bung Karno, dari Soeharto, Megawati, Gus Dur, Jokowi, semua hasil dari kerja keras pemerintah kita. Tugas kita, kita bangun kita perbaiki,” kata Prabowo.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kenapa Febrie Adriansyah Tak Kunjung Ditahan oleh Kejagung?
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Alarm Perubahan Iklim dari Jayawijaya
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Keterampilan Tak Cukup, Perempuan Juga Perlu Ilmu Membangun Bisnis
• 20 jam laluherstory.co.id
thumb
Versi Pengamat, Kejadian Nepal Bisa Terjadi di Indonesia, Pemerintah Jangan Anggap Enteng
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Konstatering Lahan Sengketa di Aditarina Makassar Ricuh, Polisi Dilempar Batu Saat Pengukuran
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.